Paket Mini Pernikahan Eksklusif Mulai Rp17 Jutaan

In Ekbis
DEKORASI : Salah satu contoh dekorasi ruangan untuk paket mini wedding eksklusif yang dihadirkan oleh Hotel Bumi Wiyata. Foto: Febrina / Radar Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hotel Bumi Wiyata terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung baik yang menginap maupun yang melakukan aktivitas lainnya. Memiliki lahan yang luas, fasilitas lengkap dan tentunya harga yang bersahabat menjadi keunggulan dan memiliki tempat tersendiri dihati para tamu.

Kali ini Hotel Bumi Wiyata berikan harga spesial untuk paket mini pernikahan eksklusif mulai dari Rp17 jutaan dengan jumlah tamu minimal 50 orang. Harga yang tersebut bisa dikatakan terjangkau namun untuk benefit yang bisa didapat sudah lengkap.

“Wedding packagenya terjangkau, tapi tetap eksklusif,” ujar Marketing and Communication Manager Hotel Bumi Wiyata, Dwi Kuntoro kepada Radar Depok.

Dwi menjelaskan, dengan harga mulai dari Rp17 jutaan ini pasangan calon pengantin sudah mendapatkan buffet dan gubukan, pelaminan mini tiga meter dan dekorasi. Mulai dari pergola lengkung, satu bunga di meja akad, satu bunga di buffet, empat standing flower dan karpet merah.

Lalu sudah termasuk rias pengantin wanita yaitu make up dan hair do. Juga sudah termasuk dokumentasi, organ tunggal dan penyanyi. Untuk foto sudah termasuk satu album foto dan CD data. Bahkan disini pasangan pengantin mendapatkan bonus satu kamar.

“Dengan harga terjangkau, fasilitas yang didapat terbilang lengkap,” terangnya.(ina)

You may also read!

Istri-istri Terduga Teroris Ditangkap

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Setelah berhasil menangkap terduga teroris, Bowi di Gang Remaja, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Senin (20/5). Kemarin, Densus 88

Read More...

Massa Kepung Bawaslu

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejak Selasa (21/5) pagi, hingga siang, kondisi Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat sudah dijaga ketat.

Read More...

Pernah Jadi Pengamen hingga Raih Predikat Sarjana

RADARDEPOK.COM – Di Kota Depok ada sosok pria yang mampu mengubah pandangan buruk masyarakat terhadap kaum marjinal seperti pengamen

Read More...

Mobile Sliding Menu