Hari Pertama USBN SMAN 10 Ditinjau Kemenag

In Satelit Depok
PELAKSANAAN: USBN di SMAN 10 Depok, kedatangan tamu dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok untuk meninjau pelaksanaan USBN di mata pelajaran PAI. Foto: DICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Hari pertama pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di SMAN 10 Depok, kedatangan tamu dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok. Kedatangan tersebut, untuk mengevaluasi pelaksanaan ujian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlangsung di hari pertama.

Kepala SMAN 10 Depok, Siti Faizah mengatakan, evaluasi tersebut karena untuk mata pelajaran PAI semua soalnya dibuatkan oleh pihak Kemenag. Jadi, mereka melakukan evaluasi ke beberapa SMA dan SMK terkait pelaksanaan USBN berbasis komputer di mata pelajaran PAI.

“Berbeda dengan mata pelajaran yang lainnya, untuk mata pelajaran PAI kerjasama langsung dengan Kemenag untuk pembuatan soalnya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Faizah menjelaskan, untuk mata pelajaran yang lainnya soalnya dibagi untuk pengerjaanya. Sebanyak 20 – 25 persen soal dibuatkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan 75-80 persen soal lainnya dibuat oleh pihak sekolah. Jadi, setiap sekolah memiliki soal yang berbeda-beda.

“Dengan soal yang berbeda-beda tentunya meminimalisir terjadinya kebocoran soal. Bahkan di internal sekolah, soal untuk tiap siswa menggunakan sistem acak. Jadi, soal tiap siswa berbeda-beda urutannya,” katanya.

Faizah menjelaskan, tahun ini siswa kelas XII yang mengikuti ujian ada 243 siswa, yang terbagi dalam 120 siswa untuk jurusan IPA dan 123 siswa untuk jurusan IPS. Untuk teknis pelaksanaannya, empat hari siswa jurusan IPA sesi pagi, dan IPS sesi siang dan empat hari berikutnya IPS sesi pagi dan IPS sesi siang.

“Karena ini berbasis komputer, maka kami menggunakan tiga server dari total tujuh server yang ada di sekolah,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kemenag, Dadang Rahayu menuturkan, pihaknya meminta data tentang pelaksanaannya, mulai dari jumlah siswa, contoh soal, dan juga melihat langsung ke ruang kelas tentang pelaksanaan USBN berbasis komputer untuk mata pelajaran PAI. Selain itu, juga menanyakan apakah ada kendala, dan nantinya akan diminta juga nilai mata pelajaran PAI di USBN tersebut.

“Ada delapan pengawas yang disebar untuk mengevaluasi pelaksnaan USBN untuk mata pelajaran PAI. Sekolahnya dipilih secara acak,” terangnya. (dic)

You may also read!

Tidak Bergarasi Denda Rp20 Juta 

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemkot Depok tidak main-main, dengan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan. Aturan

Read More...

Masuk UI Mengular

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Gejolak rencana penerapan Secure Parking di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI) masih terus berlanjut. Kemarin, tak hanya mahasiswa

Read More...

Serba “Paket Khusus” di Tewink Salon

RADARDEPOK.COM, DEPOK –  Tewink Salon Muslimah cabang Margonda terus berikan kenyamanan bagi para pelanggan setia. Bagi para karyawan kini

Read More...

Mobile Sliding Menu