Gaji 6.800 PNS Depok ‘Dibom’ April

In Utama

RADARDEPOK.COM, DEPOK–April besok sedikitnya 6.800 Pegawai Negeri Sipil (PSN) Depok, bakal dapat durian runtuh. Terbaru, pemerintah telah menetapkan per-Januari 2019, gaji PSN naik sebesar 5 persen. Rejeki nomplok PNS tak sampai disitu. Januari-April, gaji kenaikan akan dirapel sekaligus.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana menuturkan, belum dapat memberi tahu besaran jumlah kenaikan anggaran yang akan dikeluarkan, untuk merapel gaji empat bulan tersebut.

Sebab, pihak BKD belum mendapatkan surat resmi dari Kementerian Keuangan RI. Perihal kenaikan gaji 5 persen yang akan dibayarkan sekaligus pada April 2019. “Kami belum dapat surat edaran, jadi belum bisa ditindaklanjuti,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, kemarin (13/3).

Nina mengungkapkan, total PNS di Kota Depok sekitar 6.800 PNS. BKD setiap bulannya harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp32 miliar untuk menggaji ribuan PNS tersebut. Walaupun, kata mantan Kasatpol PP Kota Depok ini, belum mengetahui besaran anggaran yang akan dikeluarkan pada April 2019 mendatang. Nina tetap akan mengeluarkannya, namun tetap mengacu pada kondisi keuangan milik Pemkot Depok.

“Kalau sudah ada surat resmi dari pusat itu akan kita tindaklanjuti ke OPD untuk mengajukan besaran anggaran gaji masing-masing. Kalau perintahnya harus rapel ya kita rapel. Tapi belum tahu kenaikan gaji itu dari total gaji atau hanya gaji pokok,” terang Nina.

Terpisah, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, hingga Maret 2019 seluruh PNS Pemkot Depok belum menerima kenaikan gaji sebesar 5 persen tersebut. “Masih tetap seperti semula belum ada kenaikan, karena masih menunggu PP kenaikan gaji terbit dari pusat,” singkat Mary.

Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) pasti dilaksanakan pada tahun ini.  Saat ditanya soal pembayarannya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan, kenaikan gaji tetap dihitung sejak Januari 2019.

“Karena UU APBN untuk Januari-Desember jadi meksipun pencairan kenaikan gaji pada bulan April, pembayarannya menyangkut Januari-April,” ujarnya, Rabu (13/3). “Tentu untuk bulan Mei dan selanjutnya akan dibayarkan berdasarkan waktu pembayaran gaji (per bulan),” sambung dia.

Sebelumya, pemerintah memastikan kenaikan gaji untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Menurut Sri Mulyani, Presiden Joko Widodo sudah menandatangi Peraturan Pemerintah (PP) terkait kenaikan gaji PNS tersebut. “Menyangkut pertama keputusan kenaikan 5 persennya itu sendiri sesuai dengan UU APBN 2019,” ujarnya.

Setelah ditandatangani Presiden, kata Sri Mulyani, PP kenaikan gaji PNS tersebut masih perlu dilengkapi terkait lampirannya. Ia mengatakan, PP tersebut akan tebal lantaran banyak lampiran. Hal ini karena setiap kementerian dan lembaga harus menyerahkan daftar pegawainya. Adapun rincian aturan akan termuat di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).(san/JPC)

You may also read!

603 Siswa SMK Numpang UNBK

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Seluruh siswa kelas XII SMK Negeri dan Swasta di Indonesia menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin-Kamis (25-28/3).

Read More...

BTFA Tembus 16 Besar Piala RK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Beji Timur Football Academy (BTFA) kembali membuktikan eksistensinya di kancah pembinaan pesepak bola usia dini Jawa

Read More...

Usai Fisik Kini Latihan Teknik

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satu demi satu periodisasi program latihan dilalui tim pencak silat pelajar Kota Depok, demi hasil terbaik

Read More...

Mobile Sliding Menu