XL Axiata Bangun Gedung Sekolah di Lombok Utara

In Ekbis
PELETAKKAN BATU PERTAMA : (Ka-ki) Pembina Majelis Ta’lim XL Axiata Sekaligus Group Head People Development XL Axiata, Nashrudin Ismail, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, Drs. H. Suardi, SH, MH, Head Of Sales XL Axiata area Lombok, Noval Pitra Wedhasmara dan Ketua Majelis Ta’lim XL Axiata, Nashrul Hendarsyah dalam acara Peletakan Batu Pertama pembangunan gedung sekolah permanen di Madrasah Maraqitta’limat Desa Selengan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (9/2).

 

Istimewa

 LOMBOK – Belum berakhir PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) membantu pemulihan wilayah Lombok pasca gempa tahun lalu. Kini XL Axiata kembali menyalurkan bantuan dalam bentuk gedung sekolah permanen di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Bantuan senilai total lebih dari Rp 580 juta ini berasal dari wakaf karyawan dan manajemen melalui Majelis Taklim XL, program tanggung jawab sosial perusahaan, serta dari pelanggan setia. Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, Drs. H. Suardi, SH, MH, di Desa Selengan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (9/2).

Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim mengatakan, Lombok dan Nusa Tenggara Barat adalah wilayah yang spesial bagi XL Axiata. Di area Lombok, layanan XL Axiata sangat dikenal dan bahkan menjadi operator pilihan utama warga. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri. Karena itulah, saat daerah ini terlanda bencana, kami sungguh ikut merasakan penderitaan warga.

“Kami tak ragu untuk membantu proses penyaluran bantuan dari tahap tanggap darurat sampai pemulihan, bahkan hingga saat ini. Pembangunan gedung sekolah permanen ini merupakan bentuk nyata keperdulian kami di tahap pemulihan pasca bencana agar proses belajar mengajar di lokasi bencana semakin pulih,”ucapnya.

Menurut Imam Mualim, inisiatif pembangunan gedung sekolah yang permanen ini tidak terlepas dari belum pulihnya fasilitas pendidikan akibat bencana gempa beberapa waktu lalu itu. Lokasi yang dipilih untuk program ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan dengan kerusakan yang paling parah di Kabupaten Lombok Utara.

“Bangunan sekolah yang akan dibangun ada 2 unit, dengan ukuran luas masing-masing 8 kali 27 meter dan 8 kali 9 meter serta merupakan bagian dari bangunan sekolah yang sudah ada, yaitu Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah Maraqitta’limat,” tuturnya.(ina)

 

You may also read!

Depok Cekal Kucumbu Tubuh Indahku

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Sebelum beras menjadi bubur. Rabu (24/4), Pemkot Depok melayangkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Keladinya, film

Read More...

Walikota Ajak 2.000 Anak Gerimis Telur

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Kota Depok berinisiasi meningkatkan pola pangan dan kecerdasaan tumbuh kembang anak. Caranya, dengan menggaungkan Gerakan Intensif Minum Susu

Read More...

CPNS Dapat Dispensasi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Pendidikan Kota Depok mengeluarkan kebijakan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) honorer K2 guna menuntaskan

Read More...

Mobile Sliding Menu