SMKN 2 Seleksi Siswa yang Magang ke Jepang

In Pendidikan
PEBRI/RADAR DEPOK
LUAR NEGERI: Salah seorang siswa SMKN 2 Depok sedang mengikuti tes mata yang diadakan PT. JIAEC untuk rekrutmen magang ke Jepang.

 

SAWANGAN – Kerjasama SMKN 2 Depok dengan PT. JIAEC terus berlanjut. Rabu (30/1) diadakan penyeleksian untuk siswa-siswa dari SMKN 2 Depok yang akan berangkat magang di negara Jepang. Total ada sekitar 60 siswa kelas XII yang ikut serta dalam kegiatan penyeleksian tahap awal tersebut.

Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 2 Depok, Umi Fadilah mengatakan, penyeleksian yang dilakukan untuk tahap awal ini, adalah untuk pengumpulan berkas, dan tes fisik. Dari tes fisik tersebut, dilihat dari kondisi tinggi dan berat badan, serta tes kondisi mata.

“Diadakan juga psikotes dan interview awal. Ini adalah tahapan awal untuk siswa yang ikut serta,” ucapnya kepada Radar Depok.

Umi menuturkan, setelah dari tahapan awal tersebut, siswa yang lulus akan menjalani tes kesehatan di rumah sakit yang memang bekerjasama dengan PT. JIAEC. Jika memang kondisi fisiknya baik dan lolos dari tahapan tersebut, maka siswa tersebut akan menunggu untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Dimana, pelatihan ini untuk memberikan pemahaman tentang bahasa, gaya hidup keseharian orang Jepang, dan juga penjelasan tentang kebudayaan orang Jepang.

“Di sesi pelatihan itu disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan di Jepang. Jadi, tidak langsung. Jika perusahaan di Jepangnya ada yang membutuhkan orang magang, baru diadakan pelatihan,” terangnya.

Sementara itu, Staff rekrutmen PT. JIAEG, Atikasari menjelaskan, tentunya untuk bisa mengikuti program rekrutmen ke Jepang ini, siswa harus sedari awal untuk meminta ijin ke orang tua. Karena, dalam tahap penyeleksian di tahun lalu, ada siswa yang sudah lolos semua tes, tetapi ternyata tidak mendapatkan ijin dari orang tua untuk bekerja di luar negeri.

“Tidak hanya itu saja, tetapi ada juga yang memang anaknya ternyata tidak siap untuk tinggal jauh dari orang tua. Jadi, diperlukan kesiapan mentalnya, ini adalah program yang sangat baik untuk persiapan mereka terjun ke dunia usaha dan industri,” jelasnya. (peb)

You may also read!

gantung diri di pancoranmas

Gantung Diri di Pohon Belimbing

AKIBAT DEPRESI : Jasad Jaelani (36), pria yang nekad gantung diri, masih menggantung di pohon,

Read More...
pelatihan guru di sawangan

K3S Sawangan Latihan Bikin Soal US

LATIHAN : Ketua Pelaksana, Amir N memberikan sambutan dalam Pembinaan Teknis Pengembangan dan Penyusunan Soal

Read More...
kebakaran gedung DPR

Ternyata Bukan Kebakaran yang Jadi Penyebab Gedung DPR Berasap

Asap di gedung DPR diduga berasal dari lantai 2.   JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar

Read More...

Mobile Sliding Menu