Rumah Sakit Wajib Akreditasi

In Metropolis

DEPOK – Sejumlah Rumah Sakit (RS) di Indonesia menghentikan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai 2 Januari 2019. Padahal, mulai tahun ini semua orang wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Berdasarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2018, pendaftaran peserta mandiri ke BPJS Kesehatan paling lambat per 1 Januari 2019. Lalu mengapa sejumlah RS justru menghentikan kerja sama dengan BPJS?

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok, Irfan Qadarusman mengaku, belum ada instruksi seperti apa dalam menghadapi persoalan pemutusan kerjasama tersebut. Tetapi, BPJS Kesehatan Depok terus mengawal agar pasien bisa tetap terlayani dengan merujuk ke rumah sakit lain.

Selain itu lanjut Irfan, di Kota Depok hanya ada satu rumah sakit yang diberhentikan kerjasamanya dengan BPJS Kesehatan, yaitu RS Jantung Diagram.

Berdasarkan regulasi Kemenkes Nomor 71 tahun 2013, dimana syarat faskes yang bekerjasama harus memenuhi ketentuan dan persyaratan, serta harus mempertimbangkan kecukupan antara jumlah faskes dengan jumlah peserta yang harus dilayani.

“Kalau di Depok hanya satu yang diputus kerjasamanya, selebihnya masih melayani pasien BPJS,” ungkap Irfan kepada Radar Depok, kemarin (3/1).

Diketahui, sebanyak 19 rumah sakit di Depok masih melayani pasien BPJS Kesehatan. Sedangkan untuk klinik ada 100 yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Total jumlah faskes primer di Depok ada 132 yang terdiri dari 32 PKM dan 100 DPP Klinik.

Untuk PKM, sudah bertambah sebelas di 2018. Akan tetapi masih ada lima rumah sakit lagi yang belum melayani karena memang belum ada kerjasama.

“Totalnya ada 132 faskes primer yang masih bekerjasama dengan kami,” tuturnya.

Berhubung hanya satu rumah sakit yang tidak lagi direkomendasikan oleh Kemenkes bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, maka terus dilakukan koordinasi bersama IDI, Parsi, Dinas Kesehatan Kota Depok dan pihak terkait lainnya.

“Dalam hal pemberian rujukan bagi pasien yang tadinya ke Rumah Sakit Jantung Diagram agar dialihkan ke rumah sakit lain,” tegasnya.

RS Jantung Diagram tidak lagi melanjutkan kerjasama dengan BPJS Kesehatan, hal tersebut pun dibenarkan Humas RS Diagram Cinere, Elly. Dia mengatakan, di tahun 2019 ini pihaknya memang menunda kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Sementara kami menunda kerjasama dengan BPJS Kesehatan, tapi lebih jelasnya nanti saya tanya ke pimpinan saya,” kata Elly kepada Radar Depok.

Elly juga mengatakan, selama ini BPJS tidak pernah ada tunggakan. “Tidak ada tunggakan, tapi jelasnya nanti saya infokan kembali,” tutur Elly singkat.

Terpisah, Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan, RS harus memenuhi syarat akreditasi jika ingin bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

“Artinya tahun 2019, syarat terkait akreditasi menjadi mutlak harus dipenuhi apabila bekerja sama dengan BPJS kesehatan,” tegas Iqbal kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Dengan begitu RS yang belum mengantongi sertifikasi akreditasi harus segera mengurusnya. Akreditasi itu bukan berdasarkan atau tidak dipengaruhi oleh tipe RS seperti tipe A, B, dan C.

“(Tipe RS) tidak terpengaruh sebenarnya. Di Permenkes 71 Tahun 2013 dulu disyaratkan wajib setelah tiga tahun. Tapi, kemudian direvisi menjadi lima tahun pada Permenkes 99 Tahun 2015, jatuhnya di 2019,” tandas Iqbal.

Maka seharusnya, kata Iqbal, waktu lima tahun cukup bagi RS untuk mendapatkan sertifikasi akreditasi. Tujuannya, sertifikasi akreditasi menjadi indikator jaminan pelayanan pada pasien.

“Ini soal standard layanan kesehatan, yang berhubungan dengan keamanan pasien. Bukan sebab lain. Waktu lima tahun itu cukup lama,” jelasnya.

Selain RS      Jantung Diagram yang tidak lagi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, yaitu RS Citama Kabupaten Bogor. (rub/ina/jpc)

You may also read!

Farabi Tunggu ‘Dilamar’

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Lima kursi di parlemen membuat Golkar Depok memiliki bargening position yang bagus menghadapi Pilkada Kota Depok pada

Read More...

Koruptor Ditangkap di Raffles Hills

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Perumahan Raffles Hills, Blok 3 nomor 16, Keluarahan Harjamukti, Cimanggis jadi tempat bersembunyi koruptor. Kemarin, mantan anggota DPR

Read More...

Karyawan Membandel, Potong Gaji

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meski memiliki banyak rintangan, pembangunan jalan tol penghubung antara Jakarta, Depok sampai Kabupaten Bogor harus tetap

Read More...

Mobile Sliding Menu