Menhub: Margonda Tidak Perlu Ganjil Genap

In Metropolis
KUNJUNGAN KERJA: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Depok, Sabtu (5/1). Foto:AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

DEPOK – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap bertujuan mengatasi kemacetan lalu lintas.

Sistem ini juga digunakan untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan transportasi massal. “Nanti kami lihat daerah-daerah yang sudah padat,” ujar Budi di Kota Depok, Sabtu, (5/1).

Budi Karya mencontohkan penerapan aturan serupa di sejumlah ruas jalan di Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Namun untuk Kota Depok, ia menganggap belum perlu diberlakukan ganjil genap. “Saya menilai Depok belum ada hubungannya dengan itu,” kata dia.

Menurut Budi, jika ingin menerapkan aturan ganjil genap di Jalan Raya Margonda, perlu ada kajian menyangkut kondisi kemacetan. Kajian ini penting untuk mengetahui efektifitas penerapan aturan tersebut. “Nanti pemerintah mensubsitusi dengan menyediakan bus,” ujarnya.

Dinas Perhubungan Kota Depok saat ini tengah mengkaji ganjil genap di Jalan Margonda Depok. (rub)

You may also read!

Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata

DEPOK – Walikota Depok Mohammad Idris menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI. Di hadapan Komisi X DPR RI,

Read More...

Silaturahmi, Lurah Mustakim Kunjungi Posyandu

CIPAYUNG – Berkunjung langsung ke warga terus dilakukan Lurah Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Mustakim. Semenjak menjadi pejabat wilayah setempat,

Read More...

Beli Kacamata Peduli Sesama

DEPOK – Optik Go Max yang hadir di Depok Town Square lantai dasar tak hanya menyuguhkan aneka produk kacamata

Read More...

Mobile Sliding Menu