Narkoba Depok Dikendalikan dari Cianjur

In Metropolis
RUBIAKTO
UNGKAP: BNN Kota Depok melalui jajarannya berhasil mengamankan 3 kilogram narkoba jenis ganja, yang dikendalikan dari dalam lapas Cianjur.

DEPOK – Badan Narkotika Nasional (BNN) Depok, berhasil mengamankan 3,1 kilogram ganja dari tangan AJ, kemarin. Kuat dugaan barang haram itu didapat dari warga binaan Lapas Cianjur. AJ ditangkap di depan terminal Depok, yang disimpan di dalam kantong kresek hitam.

Kepala BNN Kota Depok, AKBP M Rusli Lubis menjelaskan, kronologi kejadian berawal pada Rabu (5/12) sekitar pukul 23:00 WIB, tepat di depan Terminal Depok, Jalan Margonda Raya. Saat itu BNN Kota Depok mencurigai seorang laki-laki warga Kota Bekasi, berinisial AJ (22).

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata benar ditemukan barang bukti berupa tiga paket besar yang berisikan narkotika golongan I jenis ganja. Dengan berat brutto seberat 3,1 kilogram. Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan kepada AJ. Yang bersangkutan mengaku berangkat dari Kota Bekasi sekitar pukul 14:00 WIB, lewat Kota Bogor dengan menggunakan kendaraan umum. Tujuannya, untuk mengambil ganja di daerah Kota Depok atas arahan dari seorang warga binaan di Lapas Cianjur yang berinisial MA.

Setelah sampai di Kota Depok, sekitar pukul 22:00 WIB. AJ diarahkan oleh MA agar menuju Sekolah Dasar Sugu Tamu. Setelah sampai, kemudian AJ dihubungi seseorang yang tidak dikenal, untuk mengambil ganja dibelakang Sekolah Dasar tersebut.

Lalu yang bersangkutan kembali menuju terminal Kota Depok, dan selanjutnya ditangkap tim pemberantasan BNN Kota Depok. Dengan barang bukti narkotika berupa daun ganja kering.

“Tersangka AJ mengakui sudah dua kali mengambil narkotika jenis ganja di Kota Depok. Dengan imbalan satu ons ganja dari setiap satu kilogram ganja yang berhasil dikirim. Paket ganja tersebut nantinya dibawa ke daerah Bekasi untuk diberikan kepada tangan selanjutnya,” tegasnya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Upaya melakukan pengembangan, BNN Kota Depok akan melakukan koordinasi dengan BNN Kabupaten Cianjur. Ini untuk mengungkap jaringan pengedar yang melibatkan warga binaan Lapas Cianjur.  Sementara tersangka AJ, diduga merupakan jaringan pengedar narkotika yang masuk melalui wilayah Kota Depok. Dan terhadap yang bersangkutan akan disangkakan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) UU Narkotika No. 35 tahun 2009.

Sepanjang tahun 2018 BNN Kota Depok, telah mengungkap enam kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, dengan tersangka sebanyak 11 orang yang bertindak sebagai pengedar dan kurir.(rub)

You may also read!

Farabi Tunggu ‘Dilamar’

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Lima kursi di parlemen membuat Golkar Depok memiliki bargening position yang bagus menghadapi Pilkada Kota Depok pada

Read More...

Koruptor Ditangkap di Raffles Hills

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Perumahan Raffles Hills, Blok 3 nomor 16, Keluarahan Harjamukti, Cimanggis jadi tempat bersembunyi koruptor. Kemarin, mantan anggota DPR

Read More...

Karyawan Membandel, Potong Gaji

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meski memiliki banyak rintangan, pembangunan jalan tol penghubung antara Jakarta, Depok sampai Kabupaten Bogor harus tetap

Read More...

Mobile Sliding Menu