Depok-Bekasi Dapil Neraka, dari Petahana, Menteri hingga Artis

In Politika
SILATURAHMI : Caleg DPR RI Dapil Jabar VI dari PDI Perjuangan, Irvansyah saat sosialisasi di Kampung Lio Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas. Foto:RICKY/RADAR DEPOK

Serba-Serbi Pemilu 2019 di Depok

Kota Depok menjadi incaran lumbung suara bagi Calon Anggota Legislatif pada Pileg 2019 mendatang. Sederetan nama elit politik, artis dan Menteri bermunculan di Dapil Jabar VI yang mencakup wilayah Kota Depok – Kota Bekasi. Sehingga, Dapil ini bisa dikatakan Dapil Neraka pada pesta demokrasi 2019.

Laporan : Ricky Juliansyah

Dari Total ada 92 Calon Legislatif  yang maju bursa di DPR RI Dapil Jabar VI, mereka yang memiliki latarbelakang petahana, elit politik, menteri, aktivis hingga artis memperebutkan enam kursi di DPR RI.

Dari informasi yang dihimpun, berikut orang-orang yang siap berlaga di Dapil Neraka ini, seperti Menakertrans, Hanif Dakhiri dari PKB, Menteri Agama Lukman Hakim dari PPP, petahana seperti Nuroji dari Partai Gerindra, Sukur Nababan dan Risa Mariska dari PDI Perjuangan, Mahfudz Abdurrahman dari PKS, Intan Fauzi dari PAN dan Wenny Haryono dari Partai Golkar.

Kemudian dari kalangan artis, Lucky Hakim sebelumnya petahana dari PAN yang pindah ke Partai NasDem, Fauzi Baadila dari Partai Gerindra. Selanjutnya dari kalangan profesi Farhat Abbas dan beberapa nama yang juga patut diperhitungkan seperti anak wartawan senior Karni Ilyas, Romy Bareno.

Selain itu, masih banyak sederet nama caleg yang potensial untuk menduduki kursi di Senayan melalui jalur Dapil Jabar VI ini, seperti Ferry Batara dari PSI, kemudian Caleg dari PDI Perjuangan, Irvansyah. Saat dihubungi, Irvansyah mengaku tidak gentar dengan persaingan di Dapil tersebut.

“Banyak sekali yang bilang, ini Dapil Neraka tapi menurut saya ga ngaruh lah tidak ada itu neraka atau surga dalam pemilu,” kelakarnya.

Caleg yang sempat menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang ini juga memaparkan, dirinya telah menyiapkan ribuan kartu Binaan Pemilih (Binalih) bagi masyarakat yang mendukungnya.

“Fungsi kartu tersebut, adalah sebagai pengikat komitmen bagi para pemilih saya, bagi mereka pemegang kartu itu bisa mendapatkan berbagai program yang telah disusun seperti pemberian Advokasi IT, Manajemen dan berbagai pelatihan keahlian. Ada ribuan yang sudah memegang kartu ini di wilayah Depok dan Bekasi,” tandasnya. (*)

 

You may also read!

Dibongkar, Bangun, Dilarang Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Setahun lalu tepatnya 15 Juli 2018, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Grand Depok City dibongkar. Terbaru kemarin,

Read More...

Babinsa Belajar Aplikasi Panic Button

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kondusifitas perlu di jaga, apalagi saat Ramadan, dan berbarengan dengan pengumuman pemenang pemilu 2019. Guna menghalau kejadian

Read More...

Terinspirasi Kehidupan ART, Meniti Sejak 2009

RADARDEPOK.COM – Mungkin sebagian orang menganggap sampah tidak bermanfaat. Namun tidak bagi Serly Susanti, yang berjuang dan meniti karir

Read More...

Mobile Sliding Menu