8.420 Miras-70 Kg Ganja di Depok Diberangus

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
DIMUSNAHKAN : Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto bersama unsur Forkopimda memusnahkan 70 kilogran ganja hasil tangkapan Satresnarkoba Polresta Depok di Halaman Balaikota Depok, Kamis (13/12).

DEPOK – Bau alkohol menyengat tajam dipelataran Balaikota, pagi kemarin. Wewangian “surgawi” juga santer tercium, tatkala 70 kilogram (Kg) ganja dibakar. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, 8.420 botol minuman keras (Miras), digilas menggunakan buldozer. Pemusnahan botol dilakukan langsung Walikota Depok, Mohammad Idris dan perwakilan dari Polresta Depok dan Kodim Depok.

Pantauan Radar Depok botol-botol hancur dan minuman keras langsung mengalir membasahi halaman Balaikota Depok. Sementara pemusnahan daun kering ganja habis dibakar, Polresta Depok dengan menghadirkan para tersangka pengendar narkoba.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, miras yang dimusnahkan adalah miras yang tak berizin dan miras oplosan. Miras itu disita Satpol PP Depok sejak September sampai Desember 2018 dengan total kerugian Rp205.750.000.

“Kita ketahui memang ini minuman keras belum ada sanksi pidananya, tetapi hasil kegiatan minum-minum miras ini bisa masuk pidana berat,” ujar Idris kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Walikota mengaku, berantas minuman keras terkendala dengan belum adanya hukuman atau sanksi yang kuat dan maksimal. Dalam perda hanya dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) atau dikenakan denda Rp1,2 juta perbotolnya. Namun, kadang dalam pengadilan seperti ini juga belum dilakukan maksimal. “Jadi ini memang yang jadi catatan kami,” ucap Idris.

Oleh karena itu, lanjut dia, tugas pemerintah dan masyarakat adalah saling bekerja sama, bersatu padu, dan berkolaborasi menjaga kota Depok dari peredaran minuman keras dan narkoba. “Depok menjadi lahan tempat sasaran yang seringkali digunakan pengedar, karena wilayahnya yang strategis dan berbatasan dengan banyak wilayah,” terang Idris.

Meski begitu, Pemkot Depok selalu melakukan penyuluhan bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama untuk menjaga masyarakatnya. Pemkot akan evaluasi perda dan melakukan kajian, untuk memberikan hukuman berat bagi yang ketahuan membaws miras. “Kedepanya kami akan minta ke Pol pp dan Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol), untuk melakukan kajian-kajian perubahan perda untuk dikenakan pidana berat bagi peminum miras ini,” tegasnya.

Penertiban minuman keras ini, mengacu pada Perda Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum. Miras yang disita terdiri seperti Vodka, anggur, ciu, Jack Daniels, Regal, Tequila, Guiness dan lain-lain.

Sementara, Plt Kasatpol PP Depok, Yayan Arianto mengatakan, miras yang dimusnahkan hasil razia gabungan dan Satpol PP Depok. Berbagai cara tindakan untuk mengurangi peredaran miras di Depok. “Pada bandel masih menjual miras. Kita pun juga mengadakan operasi tangkap tangkan di jalan dan menyidak warung jamu yang dicurigai  menjual miras. Walhasil di Depok masih ada yang menjual miras,” ungkap Yayan.(irw)

You may also read!

Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata

DEPOK – Walikota Depok Mohammad Idris menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI. Di hadapan Komisi X DPR RI,

Read More...

Silaturahmi, Lurah Mustakim Kunjungi Posyandu

CIPAYUNG – Berkunjung langsung ke warga terus dilakukan Lurah Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Mustakim. Semenjak menjadi pejabat wilayah setempat,

Read More...

Beli Kacamata Peduli Sesama

DEPOK – Optik Go Max yang hadir di Depok Town Square lantai dasar tak hanya menyuguhkan aneka produk kacamata

Read More...

Mobile Sliding Menu