Walikota Depok Sidak ASN

In Metropolis
Walikota Depok, Mohammad Idris

DEPOK – Aparatur Sipil Negara (ASN) Depok, jangan sering-sering keluyuran saat jam kerja. Musababnya, orang nomor satu di Kota Depok akan melakukan inspeksi mendadak secara diam-diam. Sikap tegas tersebut dilakukan demi meningkatkan didiplin ASN.

“Sementara bagi yang masih melanggar kedisiplinan, saya berjanji, akan melakukan pembinaan. Sidak khususnya kantor di luar lingkungan Balaikota Depok,” ucap Idris kepada Harian Radar Depok, usai melakukan apel pagi di Balaikota Depok, kemarin.

Menurutnya, tujuan inspeksi untuk meningkatkan kedisiplinan. Baik disiplin terkait waktu masuk kerja, maupun tata kelola urusan-urusan pekerjaan. Maka dari itu, walikota meminta kepada ASN Depok untuk disiplin.

Komitmen kedisiplinan tertuang dalam Panca Prasetia Koprs Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Di antaranya pada poin menegakkan kejujuran, keadilan, dan kebenaran. “Sebagai abdi negara, disiplin merupakan suatu keharusan bagi kita semuanya. Disiplin waktu kerja dan disiplin tentang tata kelola juga salah satu jenis kedisiplinan kita,” katanya.

Menurut suami Bunda Elly Farida ini, disiplin merupakan sebuah prasyarat untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas kerja. “Sesama ASN harus saling mengingatkan tentang kedisiplinan ini. Termasuk sesama staf, dari atasan ke bawahan maupun sebaliknya,” kata Idris mengingatkan.

Hal senada pun dikatakan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna,  sesama ASN untuk saling menjaga. Jika sudah berurusan dengan institusi hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan ada toleransi.

Terutama, bagi dinas yang memiliki pekerjaan yang bersifat teknis di lapangan. Apabila ditemukan hasil atau spesifikasi barang yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal, ia meminta untuk tidak takut melaporkannya kepada pimpinan.  Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menginginkan pemerintahan yang jujur dan bersih.

Dengan mengedepankan kejujuran, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus selalu tulus melayani masyarakat, sesuai dengan komitmen jabatan yang diembannya. “Kami mengingatkan kepada seluruh ASN, bahwa kita memiliki komitmen jabatan. Karena itu, kami minta agar janji itu dipegang. Jangan sampai di antara kita terkena persoalan hukum,” ujar Pradi. (irw)

You may also read!

TAK PERLU ANTRI, DAFTAR BPJS KESEHATAN KINI BISA LEWAT PONSEL

Depok, Jamkesnews – Mendaftar menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kini semakin mudah. BPJS Kesehatan telah mengembangkan

Read More...

Pigijo.com Kolaborasi dengan IMI

JAKARTA – Pigijo.com dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) sebagai bentuk awal kolaborasi untuk membuat

Read More...

BPJS Kesehatan Optimalisasi JKN-KIS

**Awasi dan Periksa Kepatuhan Pemberi Kerja DEPOK  – Upaya optimalisasi penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus

Read More...

Mobile Sliding Menu