Seminar Islamic Sex Education di MI Riayatul Athfal Depok, Beri Pemahaman Sesuai Isi Al Quran

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
EDUKASI : Kepala Madrasah, Motivator, dan pelajar MI Riayatul Athfal berfoto bersama usai seminar Islamic Sex Education di sekolah yang berada di Jalan Raya Krukut, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kemarin.

Pengetahuan mengenai Sex kini sudah mulai tersebar di sekolah-sekolah, biasanya melalui seminar. Seperti yang dilakukan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Riayatul Athfal yang berlokasi di Jalan Raya Krukut, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kemarin.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Kegiatan yang bertemakan Islamic Sex Education tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas III-VI. Seminar ini juga berkat kerjasama dengan Persatuan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Kota Depok.

“Seminar kali ini bertujuan untuk memberikan pendidikan seks dan seksualitas yang benar kepada peserta didik yang didasarkan pada Al Qur’an (QS.An Nur : 30). Yang berisi, Hendaklah mereka menahan pandangan dan menjaga kemaluannya,” kata Kepala MI Riayatul Athfal, Jamaludin Nur kepada Radar Depok.

Dasar ayat tersebut, lanjut Jamaludin dapat menjadi benteng dalam diri anak-anak untuk mengontrol aktivitas dalam mengakses dunia maya. Termasuk games berbau konten pornografi yang dapat merusak pikiran anak-anak.

“Saya berharap melalui seminar ini anak-anak memiliki sikap Aware terhadap tubuhnya sehingga mampu menjaga diri dan kehormatannya. Serta mampu bersikap hormat, santun baik kepada dirinya sendiri, teman maupun orang lain,” ujar Jamaludin.

Dalam kesempatan tersebut, siswa diberi motivasi oleh Bunda Erna Yulianti. Dia menyampaikan bahwa maraknya kasus penyimpangan dan pelecehan seksual lingkungan sekolah lantaran benteng iman dan self control yang lemah.

Tak hanya menyampaikan materi, Erna juga memberi contoh kepada peserta didik dengan melibatkannya menjadi alat peraga. Maksudnya, ketika disertai aksi, diharapkan siswa dapat memahami lebih tentang materi yang disampaikan.

“Mari kita perkenalkan pendidikan seks dan seksualitas dengan cara yang benar, sebelum mereka diperkenalkan dengan cara yang salah,” tutup Erna. (*)

You may also read!

Dibongkar, Bangun, Dilarang Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Setahun lalu tepatnya 15 Juli 2018, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Grand Depok City dibongkar. Terbaru kemarin,

Read More...

Babinsa Belajar Aplikasi Panic Button

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kondusifitas perlu di jaga, apalagi saat Ramadan, dan berbarengan dengan pengumuman pemenang pemilu 2019. Guna menghalau kejadian

Read More...

Terinspirasi Kehidupan ART, Meniti Sejak 2009

RADARDEPOK.COM – Mungkin sebagian orang menganggap sampah tidak bermanfaat. Namun tidak bagi Serly Susanti, yang berjuang dan meniti karir

Read More...

Mobile Sliding Menu