Remaja Rentan Menggunakan Narkoba, SMP Perjuangan Depok Gelorakan Say No To Drugs

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
TOLAK NARKOBA: Ratusan pelajar SMP Perjuangan dan Informatika Terpadu menyelenggarakan sosialisasi Say No To Drugs di aula sekolah, Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas, beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk dukungan menolak narkoba masuk ke Kota Depok, SMP Perjuangan dan Informatika Terpadu menggelorakan slogan Say No to Drugs. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Rangkapan Jaya dan Yayasan Pelangi.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Berdasarkan data dan informasi dari Kepala BNN, AKBP Rusli Lubis, trend penggunaan narkoba di Kota Depok didominasi kalangan remaja. Mereka menggunakan narkoba umumnya karena salah pergaulan, coba-coba, atau bahkan karena permasalahan yang terjadi di dalam keluarga.

“Tercatat selama Agustus 2018, Satnarkoba Polresta Depok telah mengungkap sebanyak 33 kasus narkoba, dengan jumlah tersangka sebanyak 38 orang. Sebagian besar mereka adalah bandar skala kecil,” kata AKBP Rusli.

Acara sosialisasi tersebut dilaksanakan di aula SMP Perjuangan dan Informatika Terpadu. Dengan diikuti oleh 282 siswa tersebut merupakan bagian dari Program TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) ke-103 di wilayah Pancoranmas.

Perwakilan dari Yayasan Pelangi, Yanti memberikan penyuluhan tentang apa itu narkoba. Berikut jenis-jenis dan dampak buruk yang ditimbulkannya. Tidak hanya itu, juga menjelaskan tentang sanksi hukuman, baik bagi pengguna, maupun pengedarnya.

Sementara itu, Babinsa Kelurahan Rangkapanjaya Koramil 01/Panmas, Sersan Tedy juga ikut menjelaskan bahaya dari narkoba, serta sanksi hukumannya. Mereka menegaskan kepada para siswa untuk menjauhi narkoba, dan jangan pernah mencoba barang haram tersebut.

“Kalian juga harus menjauhi yang namanya tawuran. Lebih baik disiplin di rumah, dan dekatkan diri pada agama agar terhindar dari narkoba,” jelas Sersan Tedy.

Kepala SMP Perjuangan dan Informatika Terpadu, Siti Nenden mengatakan akan melaksanakan sosialisasi yang sama secara kontinu di sekolah. Hal ini bukan sekedar memberi informasi, tetapi juga sebagai upaya pencegahan di kalangan siswa.

“Semoga anak-anak di Kota Depok tidak terjaring dan menjadi pecandu barang haram (narkoba) tersebut. Di sekolah kami akan mengawasi anak-anak secara ketat,” tutup Nenden. (*)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu