Program Fakultas Pariwisata Universita Pancasila, Peringati Hari Pariwisata Sedunia dan Membahasnya di Seminar

In Pendidikan
Humas UP for Radar Depok
POSITIF: Narasumber sedang menyampaikan materi dalam yang bertemakan “Digital Transformation in MICE and Event Tourism” di Aula Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (13/11).

Memperingati Hari Pariwisata Dunia, Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila mengadakan sebuah seminar yang bertemakan “Digital Transformation in MICE and Event Tourism” di Aula Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (13/11).

Laporan : Ricky Juliansyah

Di era disrupsi saat ini, pariwisata tumbuh sebagai industri penyumbang devisa terbesar ke-2 di Indonesia. Secara global, pariwisata juga mencatatkan diri sebagai industri yang pertumbuhannya paling tinggi di dunia. Dua aspek yang menyertai pertumbuhan global adalah kian berkembangnya event sebagai atraksi wisata, serta semakin menguatnya peranan teknologi digital dalam berbagai aspek pariwisata.

Tak heran jika UNWTO-Badan Pariwisata Dunia- menetapkan peringatan World Tourism Day (WTD) tahun 2018 dengan tema “Tourism And The Digital Transformation”. Adapun tujuan dari WTD ini ialah untuk meningkatkan kesadaran dan mengenalkan masyarakat terhadap peranan strategis transformasi digital dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Dengan tema ini diharapkan acara yang diselenggarakan WTD dapat memberikan kesempatan untuk meningkatkan kesadaran kita semua tentang kontribusi potensial dari teknologi digital sebagai salah satu unsur pengembangan pariwisata berkelanjutan, dengan menyediakan platform untuk investasi, kemitraan dan berkolaborasi menuju yang lebih bertanggung jawab dan inklusif di sektor pariwisata.

UP sendiri mengadakan sebuah seminar yang bertemakan “Digital Transformation in MICE and Event Tourism” di Aula Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (13/11) dengan menghadirkan narasumber President of Asia Pacific Institute for Events Management (APIEM), Professor David Hind, kemudian Chairman Indonesia Congress and Convention Association (INCCA), Iqbal Alam Abdullah, dan pembicara terakhir sebagai akademisi pariwisata dari Universitas Pancasila, dan sebagai konsultan ahli Kementerian Pariwisata (Kemenpar)Devi Roza K. Kausar.

Devi menuturkan, dengan adanya kegiatan seminar ini, dapat memberikan ide – ide kreatif dalam pengembangan pariwisata yang ada. Sehingga dapat terus mengikuti perkembangan dunia melalui kemajuan teknologi pada saat ini, dan dapat terus menjadi salah satu sektor unggulan di seluruh dunia.

“Tujuan dari seminar ini ialah menyediakan pengetahuan dan wawasan kepada prospek ahli pariwisata, khususnya mahasiswa tentang pengaplikasian teknologi digital di dalam pariwisata MICE. Selain itu juga mendiskusikan peluang dan tantangan yang dihadapi oleh industri MICE dan event dalam penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan manfaat dari pariwisata kepada masyarakat,” tutur Devi. (*)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu