Pencarian Korban Lion Air JT-610 Dihentikan, Keluarga Korban Berharap ke Tim DVI

In Utama
ilustrasi pesawat lion air. (dok.Jawapos)

JAKARTA – Kecemasan merundungi keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 ketika mendengar proses evakuasi dihentikan. Sebab hingga kini, jenazah yang berhasil identifikasi baru 79 dari 189 penumpang.

“Sebenarnya kami harap-harap cemas karena memang dari Basarnas menghentikan pencarian,” ujar Damsik (49), paman salah satu penumpang Lion Air JT-610 saat diwawancarai di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (11/11).

Hingga kini katanya, belum ada perkembangan signifikan terhadap jenazah keponakannya, Diah Damayanti, 43. Padahal dirinya dan keluarga sudah memenuhi kelengkapan untuk identifikasi jenazah di posko Antemortem di RS Polri.

Dia menceritakan salah penumpang lain yang duduk tak jauh dari Diah sudah diidentifikasi. Sehingga dirinya berharap agar jenazah keponakannya itu juga segera bisa teridentifikasi. “Dia urutan 31, siftnya 21F. Karena (yang duduk) di 21 A, B, C, D sudah semua, itu yang bikin kami cemas,” imbuhnya.

Namun dia masih menaruh harapan terhadap tim DVI Mabes Polri. Apalagi dikatakan, masih banyak jenazah dalam proses identifikasi. “Minimal kami inginnya walaupun tubuhnya sedikit apapun, yang penting ada buat kami,” sebut Damsik yang sudah tampak lelah itu.

Kendati demikian, pihak keluarga akan mencoba ikhlas jika memang jenazah Diah tidak dapat ditemukan. Tetapi pihaknya tidak ingin berandai-andai terlebih dahulu, karena masih berharap bisa memakamkan jenazah Diah.

“Karena memang buat keluarga kami, minimal harus ada makam, gimana kalau memang gak ada, bingung harus berbuat apa, cuma memang kami tetap harus ikhlas, mau diapain lagi,” tutur Damsik yang berupaya menahan tangisnya.

Terkait barang-barang Diah di dalam pesawat nahas itu, pihaknya tak mau ambil pusing. Hal tersebut menurutnya tidak terlalu penting dibandingkan jenazah Diah. “Walaupun cuma hanya bagian tubuh atau apa, yang penting ada, itu yang kami harapkan. Jangan sampai finalnya nanti nggak ada, ya kita bingung,” tukasnya. (dna/JPC)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu