Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
GUGATAN DITOLAK : Suasana putusan sidang Derden Verzet pasar Kemiri Muka di Pengadilan Negeri Kota Depok, Senin (12/11). Majelis hakim menolak gugatan pedagang mengenai sengketa lahan pasar Kemiri Muka tersebut.

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka, yang ditolak hakim. Kemarin, Pemkot Depok pastikan akan menggugat PT Petamburan Jaya Raya (PJR), dalam waktu dekat.

Kepala Bagian Hukum (Kabag) Sekretariat Daerah (Setda) Depok, Selviadona menegaskan, akan melakukan langkah hukum, pasca kalahnya gugatan Derden Verzet. “Kami akan melakukan gugatan,” tegas Selviadona kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, PT Petamburan Jaya Raya belum melaksanakan kewajiban, untuk menyerahkan lahan Pasar Kemirimuka ke Pemkot Depok. “Penyerahan lahannya kan belum dilakukan, padahal sudah ada proses jual beli,” kata Selviadona.

Saat ini, lanjut Selviadona masih fokus mempersiapkan materi gugatan. Namun, dia belum mau membeberkan apa yang menjadi materi gugatan Pemkot Depok. “Yang pasti kami akan bertindak, mendaftarakan gugatan,” papar Selviadona.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin)  Depok, Kania Parwanti mengatakan, sudah menyerahkan masalah tersebut ke Bagian Hukum Pemkot Depok. “Masalah hukum sudah kami serahkan ke Pemkot Depok,” kata Kania.

Lahan tersebut tercatat sebagai aset Kota Depok, dan Pasar Kemirimuka juga menjadi salah satu pasar yang dikelola Pemkot Depok. Pihaknya juga menempatkan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar Kemirimuka. “Pasar Kemirikan masih dibawah pengelolaan Disdagin, jadi masih kami kelola dengan menempatkan UPT disana,” papar Kania.

Terpisah, meski kalah dalam gugatan Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka, pedagang Pasar Kemirimuka mengaku akan terus mengawal proses hukum yang menyangkut sengketa lahan Pasar Kemirimuka.
“Kami akan terus mengawal proses persidangan, dan meminta pemkot untuk mengambil langkah hukum. Jika tidak mau melakukan langkah hukum, pedagang akan menduduki Pemkot Depok,” papar Koordinator Pedagang Pasar kemirimuka, Karno.

Sebelumnya, perjuangan pedagang Pasar Kemirimuka, sedikit goyang dalam mempertahankan tanah negara dari PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, yang dipenuhi ratusan pedagang mengenakan kaos merah bertuliskan Anti Esekusi Pasar Kemirimuka, tidak membuat gentar membacakan hasil putusan, kemarin.

Secara lantang, Sidang Putusan Majelis Hakim Ketua Yuanne Marieetta mengatakan, PN Depok menolak gugatan (Derden Verzet) pelawan. Ini karena tidak berdasar, dan tidak beritikad baik menghormati keputusan Inkracht Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung RI, pada tahun 2013 lalu.

Dalam putusannya, Majelis Hakim PN Depok yang dibacakan oleh Hakim Ketua Yuanne mengatakan, mengadili, dalam eksepsi, menolak eksepsi pelawan untuk seluruhnya. Dalam provisi, menolak permohonan provisionil turut terlawan dua.

“Dalam pokok perkara menyatakan, menolak perlawanan terlawan. Dua menyatakan para pelawan adalah pelawan yang tidak bertikad baik,” kata Yuanne dimuka sidang.(rub)

You may also read!

Dibongkar, Bangun, Dilarang Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Setahun lalu tepatnya 15 Juli 2018, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Grand Depok City dibongkar. Terbaru kemarin,

Read More...

Babinsa Belajar Aplikasi Panic Button

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kondusifitas perlu di jaga, apalagi saat Ramadan, dan berbarengan dengan pengumuman pemenang pemilu 2019. Guna menghalau kejadian

Read More...

Terinspirasi Kehidupan ART, Meniti Sejak 2009

RADARDEPOK.COM – Mungkin sebagian orang menganggap sampah tidak bermanfaat. Namun tidak bagi Serly Susanti, yang berjuang dan meniti karir

Read More...

Mobile Sliding Menu