NPCI Depok Tuntut Kesetaraan Bonus

In Depok Sport
NPCI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK
KOMPAK: Ketua NPCI Kota Depok, Asep Widijaya (kiri) bersama Walikota Depok, Mohammad Idris

DEPOK–Menjelang penutupan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2018. Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Depok, Asep Widijaya berharap Pemerintah Kota Depok menerapkan asas kesetaraan dalam mengapresiasi para atlet disabilitas, yang telah berjuang membela Kota Depok.

Asep menginginkan, para atlet disabilitas peraih medali di Peparda 2018, mendapat nominal bonus atau uang kadeudeuh yang sama dengan atlet Depok yang bertanding di Porda 2018.

”Meskipun menyandang disabilitas, kami juga atlet olahraga prestasi yang berjuang keras membela nama Kota Depok,” ujar Asep kepada Harian Radar Depok, Senin (12/11).

Asep menyebutkan, pada pelaksanaan Porda dan Peparda 2014, ketimpangan perlakuan antara atlet biasa dengan atlet disabilitas sangat terlihat.

”Di pelaksanan Porda dan Peparda sebelumnya, atlet Porda mendapat bonus Rp40 juta untuk medali emas, Rp15 juta untuk medali perak, dan Rp5 juta untuk medali perunggu. Sedangkan atlet disabilitas untuk ajang Peparda hanya menerima bonus Rp10 juta untuk medali emas, Rp5 juta untuk medali perak dan Rp2,5 juta untuk medali perunggu,” terang Asep.

Selain nominal yang jomplang, lanjut Asep, prosesi penyerahan bonus juga dibedakan. Untuk atlet Porda, penyerahan bonus dirangkai dengan acara KONI award. Sedangkan untuk atlet Peparda, diserahkan terpisah di kantor KONI Kota Depok.

”Padahal, kami sudah hadir di lokasi pelaksanaan KONI Award malam itu,” imbuhnya Asep yang sempat mempersembahkan dua medali perunggu untuk Kota Depok dalam ajang Peparda 2014 dari cabang olahraga renang tersebut.

Asep menilai, uang kadeudeuh adalah suplemen yang berfungsi menjaga semangat atlet dalam berlatih, dan bertanding untuk kota kesayangannya. Dan prinsip ini berlaku untuk atlet normal maupun atlet disabilitas.

Karena itu, Asep berharap agar pemkot dan KONI menyetarakan perlakuan kepada seluruh atlet. Baik itu dalam hal bonus, maupu dalam hal pembinaan.

”Semoga pemkot dan KONI mengikuti jejak pemerintah Indonesia yang menyamakan besaran bonus untuk atlet Asian Games dan Asian Para Games,” pungkasnya.(mg2)

You may also read!

TAK PERLU ANTRI, DAFTAR BPJS KESEHATAN KINI BISA LEWAT PONSEL

Depok, Jamkesnews – Mendaftar menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kini semakin mudah. BPJS Kesehatan telah mengembangkan

Read More...

Pigijo.com Kolaborasi dengan IMI

JAKARTA – Pigijo.com dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) sebagai bentuk awal kolaborasi untuk membuat

Read More...

BPJS Kesehatan Optimalisasi JKN-KIS

**Awasi dan Periksa Kepatuhan Pemberi Kerja DEPOK  – Upaya optimalisasi penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus

Read More...

Mobile Sliding Menu