Mural Obat Jenuh Macet Juanda Depok

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
KREATIF : Peserta menggambar mural saat mengikuti Depok Mural Competition (DMC) di jalan Juanda, Sabtu (17/11). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menggelar kompetisi yang berlangsung 16-17 November 2018 dan diikuti kurang lebih 40 tim, terdiri dari perorangan dan kelompok tersebut guna memperindah Kota Depok.

DEPOK – Dengan diadakannya perhelatan Depok Mural Competition (DMC) yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kota Depok, membuat sepanjang dinding pembatas jalan Tol di Jalan Juanda berwarna-warni.

Kegiatan tersebut juga dianggap sebagai salah satu cara untuk mempercantik kota. Menurut salah satu warga Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Anas Muqowam mengaku antusias dengan perubahan di Jalan Juanda Depok.

Banyak mural, membuat Jalan Juanda lebih berwarna, bahkan menjadi salah satu daya tarik para pengguna jalan.

“Lebih berwarna aja, walaupun macetnya tambah parah, karena banyak gambar yang menarik disisi jalan, paling tidak sedikit memberi ketenangan saat bermacet-macetan,” kata Anas kepada Radar Depok.

Dia juga mengatakan mural menjadi salah satu siasat menekan aksi vandalisme di Kota Depok. “Daripada corat-coret tak beraturan, mural lebih menarik. Walaupun masih dianggap sebagai vandalism, tapi vandalism positif,” papar Anas Muqowam.

Sementara itu, DMC sudah dinyatakan selesai, 40 peserta yang mengikuti perlombaan tersebut telah menampilkan hasil karya terbaiknya. “Semua sudah menampilkan karya terbaiknya, dengan mengacu pada tema lingkunga dan friendly city,” papar panitia DMC 2018, Aweng.

            Menurutnya penilaian yang dilakukan juri mengacu pada keserasian komposisi warna, kebersihan atau kerapihan, dan ketepatan waktu. Sedangkan yang berhasil menjadi pemenang antara lain, juara satu dimenangkan Arif adi nugroho dari Cilodong, juara dua diraih Nico Fazrul R dari Cipayung, dan juara tiga diraih Syarif Hidayat warga Ratujaya.

Dalam perlombaan tersebut Aweng berharap agar masyarakat awam semakin paham dengan mural. Karena slama ini masah banyak orang yang memandang negatif mural. Dengan perlombaan tersebut seniman mural di Kota Depok, semakin berkembang bahkan menjadi sorotan pemerintah.

“Kedepannya DMC diharapkan bakal menjadi agenda tahunan, demi mengeliatkan kreatifitas pemuda di Kota Depok,” tukas Aweng. (rub)

You may also read!

Relawan Mujahidin Ajak Warga Tabayun

RADARDEPOK.COM, TASIKMALAYA- Banyaknya berita yang simpang siur dan berita hoax yang membakar suhu politik menjelang pengumuman hasil Pemilu 22

Read More...

Harga Tiket Bus Gila-gilaan

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemudik Depok tahun ini pasti bakal kebingungan pulang kampung halaman naik transportasi apa. Selain tiket pesawat yang sudah

Read More...

Pembalap Depok Jatuh Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pembalap Indonesia asal Kota Depok Dimas Ekky Pratama gagal finis pada balapan Moto2 Prancis 2019 di Sirkuit Le

Read More...

Mobile Sliding Menu