Katulampa Siaga Banjir, Rumah Pinggir Sungai Waspada

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
LANGGANAN BANJIR : Pengendara saat menerjang banjir di kawasan Taman Duta, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (11/11). Tempat tersebut sampai saat ini masih menjadi langganan banjir.

DEPOK – Khalayak Kota Depok yang tinggal di pinggiran Sungai Ciliwung, mulai siap-siap kedatangan tamu tak diundang. Kemarin, berdasarkan pantauan dari Bendungan Katulampa, berstatus siaga banjir II dengan ketinggian air 50 centimeter (Cm). Meningkatnya air diakibatkan hujan lebat yang mengguyur kawasan Puncak, Bogor dan sekitarnya sejak Sabtu (10/11).

Kepala Bendung Katulampa, Andi Sudirman mengatakan, hujan mulai mengguyur sejak pukul 15:00, ketinggian muka air Sungai Ciliwung masih terpantau 50 centimeter dan hingga pukul 17.30 atau dalam posisi siaga III Banjir Jakarta, dan pukul 18.00 masuk siaga II.

“Terjadi peningkatan sejak sore tadi dan ketinggian 50 sentimeter hingga pukul 17:00 atau sudah bertahan hampir tiga jam,” kata Andi kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia juga memaparkan, saat ini kondisi di Puncak atau hulu Ciliwung sendiri masih diguyur hujan deras. Masih terus pantau ketinggian air.  Warga Jakarta dan Depok, khususnya yang berada di sekitar sempadan Sungai Ciliwung diminta, agar terus waspada dengan meningkatnya debit air sungai. Mengingat, hingga saat ini kawasan Bogor dan sekitarnya masih di guyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

“Diperkirakan, air sebanyak 113.000 liter perdetik akan tiba di hulu Ciliwung, kira-kira dua jam selanjutnya baru sampe Kota Depok,” terangnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Depok, Citra Yulianti menuturkan, laporan lokasi banjir ada di outlet Situ Pengarengan Taman Duta. Ia menilai untuk beberapa bencana seperti banjir masih bisa ditangani. “Sejauh ini, semua sudah kita tangani walaupun sifatnya hanya sementara. Bulan-bulan ini adalah puncak intensitas hujan, kami mengharapkan kepedulian dari masyarakat terkait adanya potensi banjir,” bebernya.

Untuk mengantisipasi banjir yang kemungkinan terjadi pada musim penghujan. Pihaknya, pun aktif melakukan pengerukan di beberapa sungai kecil (kali) yang dekat dengan permukiman warga. “Kita sering melakukan pengerukan di beberapa kali yang berpotensi banjir seperti Kali Cipayung (dekat sungai Ciliwung), Kali di wilayah Sugutamu dan wilayah lain,” ucap Citra.(rub)

You may also read!

60 Calon Pelaku Usaha Mikro Dilatih

  DEPOK – Dalam rangka meningkatkan program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi melaluiUMKM, Kecamatan Sukmajaya menggelar pelatihan bagi calon

Read More...

Sensani Makan Ayam Utuh Kadaharan

  DEPOK – Bagi sebagian besar orang menikmati menu masakan ayam pasti sudah biasa dengan ayam potongan. Berbeda dengan

Read More...

Banyak Produk Baru di Donatello

  DEPOK – Outlet penjualan aneka sepatu, sandal, tas dan aksesoris Donatello saat ini banyak mengeluarkan produk baru. Adapun

Read More...

Mobile Sliding Menu