Harlah Ponpes Qotrun Nada Depok Dibarengi Maulid Nabi

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
SUKA CITA: Salah satu Kiai berceramah di depan ribuan santri dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Harlah Ke-22 Pondok Pesantren Qotrun Nada, Minggu (11/11).

DEPOK – Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Seperti halnya di Pondok Pesantren Qotrun Nada, dimana mengadakan dua kegiatan sekaligus yakni Maulid Nabi dan Harlah ke-22, Minggu (11/11).

Pengasuh Ponpes Qotrun Nada, KH. Burhanudin Marzuki mengajak para santrinya untuk meneladani akhlak Baginda Rasulullah SAW. Dengan berkaca pada lingkungan pemuda di zaman sekarang, Kyai merasa miris karena bertolak belakang dengan yang diajarkan Rasulullah SAW.

“Sebagai umat muslim kita berhak untuk mengikuti, mencontoh, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Serta menjadikannya suri tauladan di kehidupan sehari-hari santri,” kata KH. Burhanuddin di lokasi acara, Jalan Raya Cipayung, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Ust. Humaidi Mufa menerangkan, sudah menjadi rutinitas Ponpes Qotrun Nada merangkai dua kegiatan tersebut. Karena, lahirnya Ponpes berada di bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, di usia ponpes yang sudah menginjak 22, tak henti kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Sejak awal berdiri santri kami terus mengalami kenaikan, hingga di tahun ini sudah mencapai 1.500 orang,” terangnya.

Menurut Ustaz Humaidi, dengan capaian dan semakin tinggi animo santri yang belajar di Ponpes Qotrun Nada. Menjadi tantangan dan amanah yang besar untuk semakin meningkatkan kualitas dari ponpes.

Dia melanjutkan, sebelum acara Maulid dan Harlah ke-22. Ponpes Qotrun Nada sudah mengadakan beberapa rangkaian kegiatan yang dinamakan dengan 22 hari menuju Harlah. Meliputi, lomba akademik dan non akademik yang diikuti oleh alumni dan santri.

“Tak lupa juga semoga ke depan santriwan dan santriwati Ponpes Qotrun Nada selalu mencintai Indonesia. Karena itulah yang juga menjadi penekanan bagi santri di pondok pesantren kami,” tegas Humaidi.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir 15 ribu jamaah terdiri dari santri, orang tua, dan para kiai dan habaib dari Pondok Pesantren di Kota Depok dan sekitarnya. (san)

You may also read!

60 Calon Pelaku Usaha Mikro Dilatih

  DEPOK – Dalam rangka meningkatkan program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi melaluiUMKM, Kecamatan Sukmajaya menggelar pelatihan bagi calon

Read More...

Sensani Makan Ayam Utuh Kadaharan

  DEPOK – Bagi sebagian besar orang menikmati menu masakan ayam pasti sudah biasa dengan ayam potongan. Berbeda dengan

Read More...

Banyak Produk Baru di Donatello

  DEPOK – Outlet penjualan aneka sepatu, sandal, tas dan aksesoris Donatello saat ini banyak mengeluarkan produk baru. Adapun

Read More...

Mobile Sliding Menu