Guru SMA Dian Didaktika Depok Berjaya di Indonesia Open Masters Athletics Championships, Diikuti 8 Negara, Bawa Tiga Perak dan Harapan 1

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
MEMBANGGAKAN: Pratik Murwatno (kiri) merupakan Guru Olahraga di SMA Islam Dian Didaktika mendapatkan medali perak di ajang Indonesia Open Masters Athletics Championships 2018, akhir Oktober lalu.

Guru Olahraga di SMA Islam Dian Didaktika bernama Pratik Murwatno membanggakan sekolah. Dia berhasil menyabet tiga medali perak dan Harapan 1 di ajang Indonesia Open Masters Athletics Championships 2018, akhir Oktober lalu.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Pratik berhasil membawa pulang medali dari empat cabang olahraga (cabor). Di antaranya, Juara 2 Triple Jump, Juara 2 Long Jump, Juara 2 Disc Throw, dan Harapan 1 untuk cabor Lempar Lembing.

“Ini merupakan tahun kedua saya mengikuti kejuaraan tingkat Internasional setelah sebelumnya di 2017. Tahun lalu dapat 3 emas 1 perak, karena cedera jadinya tidak maksimal,” kata Pratik kepada Radar Depok, Senin (5/11) ditemui di sekolah yang berlokasi di Jalan Rajawali, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

Di Kejuaraan Tingkat Internasional ini diikuti oleh delapan negara dari Australia, India, Kazakhstan, Malaysia, Mongolia, Singapura, Srilangka, dan Indonesia. Dari Indonesia terdapat delapan perwakilan Provinsi dari 25 kota.

Dengan hasil yang dianggapnya kurang maksimal tersebut, Pratik mengaku masih yang terbaik di antara wakil dari Indonesia lainnya. Sebelum mengikuti Indonesia Open Masters Athletics Championships 2018, dia lebih dulu menyabet lima medali di kejurnas.

“Kalau tidak kena cedera hamstring saya yakin bisa menyabet emas di empat nomor cabor tersebut. Ini akan menjadi pelajaran saya untuk berkompetisi di ajang selanjutnya,” tutur Pratik.

Dia berharap, dengan prestasi yang diia raih diusia 48 tahun ini. Dapat menjadi motivasi oleh peserta didiknya di sekolah untuk tetap berprestasi. Menurutnya, usia bukanlah menjadi halangan untuk tidak bisa mewujudkan mimpi.

“Minimal generasi muda harus memiliki satu kemampuan cabang olahraga. Percayalah bahwa melalui proses dan kerja keras yang sungguh-sungguh tidak akan menghinati hasil. Nantinya selain buat bangga diri sendiri, juga orangtua dan masyarakat,” tutup Pratik. (*)

You may also read!

Taman Hutan Raya (Cagar alam) Depok

Cagar alam kota Depok merupakan cagar alamyang pertama kali ada di Indonesia yang didirikan oleh Cournelis Chastelein pada tahun

Read More...

Banjir Taman Duta Depok

Hujan Yang Turun Sepanjang Pagi Hari Ini Membanjiri Jalan Raya Taman Duta Depok Pada Tanggal 21-22 Januri 2019, Ketinggian

Read More...

Komunitas Ciliwung Depok (KCD)

Komunitas Ciliwung Depok (KCD), Komunitas ini berdiri sejak tahun 2011 didirikan oleh bapak Taufik DS, Komunitas Ciliwung Depok berada

Read More...

Mobile Sliding Menu