DLHK Depok Galakan Gerakan 2025 Bebas Sampah

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH : Warga saat memanfaatkan limbah sampah rumah tangga untuk dijadikan barang berguna saat berada di tempat Komunitas Ciliwung Depok (KCD), Grand Depok City. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Ety Suryahati mengajak masyarakat Kota Depok bisa memilah sampah dari rumah masing-masing.

DEPOK – Demi menciptakan Kota Depok bersih, dan mewujudkan Indonesia bebas dari sampah 2025. Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Depok, mengajak masyarakat sadar kebersihan dan memilah sampah di masing-masing rumah.

Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati mengungkapkan, ingin mewujudkan Indonesia 100 persen Bebas Sampah 2025. Jadi perlu dibangun pemahaman dan komitmen dari seluruh lapisan masyarakat. Sebagai langkah awal, budaya memilah sampah perlu ditanamkan sejak dini dan ini terus didorong.

“Sifatnya peduli dan mengajarkan anak sejak dini untuk memilah sampah,” kaya Ety, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Rencana pencapaian 2025 Indonesia bebas dari sampah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, mencanangkan 30 persen pengelolaan sampah dilakukan masyarakat. Nah, ini harus dari masyarakat peduli akan lingkungan sehingga sampah rumahan dikelola atau dipilah.

Sedangkan 70 persen berupa penanganan sampah. Penanganan sampah ini dikelola oleh pemerintah kota. Seperti melakukan pengoperasian pengelolaan sampah, membentuk bank sampah, dan lainya. “30 persen pengelolaan sampah oleh kita (masyarakat), caranya dengan pemilahan,” katanya.

Ety menjelaskan, pengelolaan sampah dilakukan dengan 3 R yaitu Reduce, Reuse dan Recycle. Kegiatan tersebut, merupakan aktvitas mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah. Caranya dengan cara menggunakan kembali sampah yang layak pakai, dan mengelolanya menjadi produk lain.

Kalau sebelumnya menganggap sampah sebagai sesuatu yang tidak berguna dan tidak berharga, maka di sini harus diubah pola pikir dari masyarakatnya. “Mudah-mudahan melalui berbagai upaya yang kami lakukan, bisa membentuk budaya masyarakat untuk peduli terhadap sampah,” bebernya.(irw)

You may also read!

TAK PERLU ANTRI, DAFTAR BPJS KESEHATAN KINI BISA LEWAT PONSEL

Depok, Jamkesnews – Mendaftar menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kini semakin mudah. BPJS Kesehatan telah mengembangkan

Read More...

Pigijo.com Kolaborasi dengan IMI

JAKARTA – Pigijo.com dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) sebagai bentuk awal kolaborasi untuk membuat

Read More...

BPJS Kesehatan Optimalisasi JKN-KIS

**Awasi dan Periksa Kepatuhan Pemberi Kerja DEPOK  – Upaya optimalisasi penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus

Read More...

Mobile Sliding Menu