Bencana Bisa Dibantu Lewat BTT

In Satelit Depok, Wilayah Depok
ARNET/RADARDEPOK
BUTUH PENANGANAN: Anggota DPRD Fraksi PDIP dapil Cipayung, Yuni Andriyani (dua dari kiri) dan Lurah Pondok Jaya, Mulyadi meninjau lokasi longsor yang berada di RT08/04, Senin (12/11).

DEPOK – Intensitas curah hujan yang tinggi membuat beberapa lokasi di Kecamatan Cipayung mengalami longsor, seperti di Kelurahan Pondok Jaya RT08/04, Pondok Terong RT04/05, dan jembatan pinggir Jalan Regency.

Kondisi ini membutuhkan gerak cepat dari pemerintah untuk membantu lokasi yang terkena longsor. bantuan tersebut dapat menggunakan bantuan tidak terencana (BTT).

“Sekarang ini Cipayung berduka menurut saya. Jadi pemerintah bisa menggunakan BTT itu untuk bencana semacam ini,” kata anggota DPRD Kota Depok Fraksi PDIP, Yuni Indryani.

Yuni memiliki tanggung jawab untuk mengecek secara langsung ke lokasi, karea ia masuk dalam pemilihan wilayah Cipayung.

“Saya datang ke sini karena memang daerah pemilihan saya, jadi memang tugas saya untuk meresap aspirasi dari warga. Di sini memang menjadi titik rawan longsor,” katanya saat menyambangi lokasi longsor di RT08/04, Kelurahan Pondok Jaya.

Terparah semua lokasi longsor, terjadi di Pondok Terong karena ada tiga rumah yang terkena longsor dan belum ada bantuan dari pemerintah.

“Paling utama untuk segera dibantu kayak rumah-rumah yang membutuhkan barang material agar dapat segera diperbaiki. Jadi pemiliknya bisa tinggal dengan normal kembali,” kata anggota Komisi B tersebut.

Mendapingi Yuni, Lurah Pondok Jaya, Mulyadi menuturkan, warga agar memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga lingkungannya seperti jangan buang sampah sembarangan. Sebab ini yang menyebabkan banjir hingga longsor terjadi.

“Harus dijaga lingkungannya. Kalau lewat jalan Pondok Jaya harus hati-hati, kami selaku kelurahan sudah berusaha memasang bambu pembatas agar warga tidak terpleset atau jatuh,” tuturnya.

Ia mengatakan, masyarakat supaya terus berkoordinasi dengan pemerintah. Korban bencana dapat ditanggapi dengan cepat dan diajukan ke dinas terkait seperti Satgas banjir, Dinas PUPR, Disrumkim, dan PMI.

“Jika minta bantuan anggaran untuk perbaikan kepada kami tidak ada, semua anggaran ada di tangan dinas terkait. Ajuan dan mengirim surat dari masyarakat yang kami bisa lakukan untuk membantu,” kata Mulyadi. (cr2)

You may also read!

Semarak Dukungan Wali Kota dan Bupati, Bagaimana Nasib Depok United?

  Oleh: Supartono JW*)   Klub-klub sepak bola khususnya di Indonesia tidak akan dapat maju dan berkembang bila stakeholder terkait di wilayah

Read More...

‘Nagabonar’ Diperiksa KPK Terkait Meikarta

PEMERIKSAAN : Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar penuhi panggilan penyidik KPK, Jumat (23/8).

Read More...

Ini 20 Orang yang Lolos Capim KPK, Ada yang dari Internal

ILUSTRASI   JAKARTA - Dari 20 nama yang lolos dari Panitia seleksi calon pimpinan komisi pemberantasan korupsi (Pansel

Read More...

Mobile Sliding Menu