Bawaslu Depok Minta Penetapan DPTHP-2 Ditunda

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
PENDATAAN: Komisioner Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana bersama staf sekretariat Bawaslu Kota Depok mencermati data laporan hasil pleno PPK-PPS dari Panwascam di kantor Sekretartat Bawaslu Kota Depok di Graha Kartini, Jalan Raya Citayam nomor 45, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung.

DEPOK – Bawaslu Kota Depok meminta KPU Kota Depok untuk menunda pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP-2) jika proses pemutakhiran data masih mandek atau menemui kendala.

Hal tersebut disampaikan Komisioner Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana saat disambangi Radar Depok ke kantor Sekretartat Bawaslu Kota Depok di Graha Kartini, Jalan Raya Citayam No.45, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Senin (12/11).

“Jika proses pemutakhiran data pemilih mandek, penetapan DPTHP-2 di Depok sebaiknya ditunda,” tutur Dede yang juga Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Kota Depok.

Dede menjelaskan, hal tersebut didasari beberapa hal, pertama hasil pengawasan dan temuan pengawas pemilu belum ditindaklanjuti, kemudian coklit terbatas hasil analisis Disdukcapil belum selesai dan signifikansi penduduk belum perekaman, pemilih baru dan lapas belum terjawab.

Ia melanjutkan, berdasarkan pengamatan Bawaslu dari Pleno di tingkat PPS dan PPK yang sudah berlangsung ada beberapa poin yang cukup krusial, seperti data yang diplenokan di 10 dari 11 kecamatan merupakan rekap manual, hanya di Kecamatan Limo yang sudah 100 persen sinkron dengan SiDaLih. Sementara 10 kecamatan lainnya masih belum sinkron.

“Kedua, setelah dicermati, ternyata proses coklit terbatas yang dilakukan jajaran PPK-PPS terhadap DP4 hasil analisis Disdukcapil belum tuntas. Malam ini (Kemarin) data-data tersebut masih dikerjakan di beberapa kecamatan,” ungkapnya.

Hal yang ketiga, lanjut Dede, belum ada solusi nyata terhadap keterpenuhan hak pilih warga yang mendiami lahan di wilayah Cisalak, Sukmajaya (area RRI). Dan, KPU belum memutuskan apakah akan membuat TPS dilokasi tersebut atau tidak.

Keempat, belum finalnya data pemilih di Rutan dan belum jelasnya nasib pemilih di fasilitas kesehatan seperti RS, apakah ada TPS khusus RS atau tidak.

“Belum finalnya DPT akan berimbas pada kecukupan logistik pemilihan. Parpol yang hadir dalam akor pun mempertanyakan berlarut-larutnya proses penetapan DPT,” ucap Dede. (cky)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu