Wisuda Angkatan Ke-34 Politeknik Negeri Jakarta, Luluskan Mahasiswa Siap Kerja dan Membuka Lapangan Pekerjaan

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
SIMBOLIS: Direktur Politeknik Negeri Jakarta, Habib Abdillah (kanan) memberikan penghargaan kepada Walikota Depok, Mohammad Idris di sela-sela prosesi wisuda di Balairung UI, beberapa waktu lalu.

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kembali menggelar prosesi wisuda angkatan ke-34. Sedikitnya, 1.850 lulusan yang terdiri dari 850 wisudawan dan 1.000 wisudawati mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Balairung Universitas Indonesia.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Tahun ini prosesi wisuda mengangkat tema “Lulusan Politeknik Negeri Jakarta Berkarakter, Kompeten, Inovatif dan Berdaya Saing Global di Era Reformasi Industri 4.0”. Ketiga poin itu merupakan harapan civitas akademik kepada para mahasiswa yang kini sudah bergelar Ahli Madya.

Keterserapan lulusan PNJ cukup banyak di dunia industri, bahkan tidak sampai tiga bulan menunggu sebagian sudah bekerja. Pasalnya, selama ini, pihak kampus juga telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan yang siap merekrutnya dalam dunia lapangan usaha.

“Para lulusan kami tidak hanya langsung bekerja. Tapi juga, mereka membuka lapangan usaha baru yang memberikan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Ada juga yang melanjutkan studi sekitar 20-30 persen,” kata Direktur PNJ, Habib Abdillah.

Biasanya mahasiswanya yang sudah lulus memang siap kerja, karena pihak kampus telah bekerjasama dengan industri pada sektor gas, semen, Politeknik Swadaya, komunitas Pekalongan dan Demak. Terlebih lagi, dalam mendukung program Pemerintah PNJ telah memiliki lembaga serifikasi.

Tempat uji kompetensi dengan 12 skema uji kompetensi yang sampai dengan September 2018 telah melaksanakan uji kompetensi kepada 1.642 mahasiswa. Selain itu pihaknya juga melakukan kerja sama dengan beberapa pihak industri bagi mahasiswa melakukan praktek kerja.

“Kami juga telah memiliki Guru Besar Jurusan Tehnik Mesin yang merupakan profesor kedua di Indonesia dalam bidang Tehnik Mesin,” tegas Habib.

Dalam menjawab tantangan dari Pemerintah untuk membuka program studi (Prodi) baru, pihak kampus akan membuka Prodi yang berhubungan dengan tekstil. Untuk itu pihaknya meminta agar dipermudah dalam pengurusan izin baru di tingkat eselon I dan II. Serta yang sesuai dengan kapabilitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Alhamdulillah hingga 2018, PNJ telah meluluskan 33.931 mahasiswa yang terdiri 21.646 lulusan bidang rekayasa dan12.285 lulusan Bidang Niaga,” tutup Habib. (*)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu