Walikota Depok: Lomba Kesrak PKK bukan Ajang Seremonial

In Satelit Depok, Wilayah Depok
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
MEMBUKA: Walikota Depok, Mohammad Idris membuka kegiatan lomba Kesrak PKK tingkat Provinsi Jawa Barat di Kelurahan Tapos.

DEPOK – Kecamatan Tapos mendapat penilaian dari tim penilai Provinsi Jawa Barat dalam ajang lomba Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK, KKBPK, Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kelurahan Tapos sebelumnya keluar sebagai kandidat terbaik yang dapat membawa nama Kota Depok dalam lomba tersebut.

Walikota Depok, Mohammad Idris yang hadir membuka kegiatan lomba tersebut mengatakan, lomba Kesrak PKK merupakan program kolaboratif yang melibatkan banyak pihak seperti dinas–dinas dan instansi pemerintahan lainnya di Kota Depok.

“Suksesnya acara lomba ini merupakan wujud suksesnya seluruh dinas. Karena berkat kemampuan bersama serta kemampuan berkolaborasi antara unsur pemerintahan, unsur masyarakat, unsur pelaku bisnis, dan akademisi,” ujar Idris.

Lebih jauh dia mengatakan, Kesrak PKK tidak hanya bersifat seremonial. Karena dampak dari lomba tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyrakat.

“Orientasinya adalah pembinaan di masyarakat. Saya yakin kalau kita bisa konsisten pembinaan dari 10 program pokok PKK ini, insya Allah saya yakin 5 sampai 10 tahun mendatang, masyarakat Depok ini minimal 80 persen bisa sehat dan sejahtera,” katanya.

Dia berpesan agar seluruh elemen pemerintahan dan warga Kota Depok terus semangat dan jangan putus asa dengan beberapa problematika yang bisa mengganggu konsentrasi kerja kita dalam menjalankan program Ketahanan Keluarga yang menjadi program unggulan Pemerintah Kota Depok.

Di tempat yang sama, Camat Tapos, Hasanudin berharap Kelurahan Tapos bisa berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dengan adanya lomba tersebut semakin memotivasi pihaknya untuk terus melakukan inovasi–inovasi program maupun kegiatan yang bisa meningkatkan Ketahanan Keluarga di wilayah.

“Kami optimis sebagai peserta bisa mengharumkan nama Kota Depok dalam lomba Kesrak tingkat Provinsi Jawa Barat ini,” pungkasnya. (dra)

You may also read!

Tolak, Ricuh, Rata Juga

DEPOK – Sempat dibatalkan pada 1 Oktober lalu. Akhirnya 10 rumah yang ada di Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya berhasil diratakan.

Read More...

12 Lulus Seleksi, Dua Gugur

DEPOK – Pelaksanaan seleksi untuk tiga kepala dinas, mulai mengeliminir peserta. Dari 14 Aparatur Negeri Sipil (ASN), ada dua

Read More...

Walikota Depok Harap 2025 ODHA Tak Bertambah

DEPOK – Di peringatan Hari Aids Sedunia, yang jatuh pada 1 Desember lalu. Walikota Depok Mohammad Idris berharap 2025

Read More...

Mobile Sliding Menu