Walikota Depok Kaji Janji Gubernur

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
SEGERA DIBANGUN FLY OVER: Sejumlah kendaraan saat terjebak kemacetan di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoranmas. Pemprov Jawa Barat rencananya akan membantu pembangunan dua fly over untuk mengatasi kemacetan, yakni di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Raya Sawangan.

DEPOK – Pemkot Depok menyambut baik rencana Pemprov Jawa Barat, yang akan menghibahkan dua fly over bagi Kota Depok. Selain komunikasi, pemkot segera mengkaji lokasi untuk titik pembangunan fly over sesuai kebutuhan.

Walikota Depok Mohammad Idris mengaku, komunikasi intens tidak hanya dilakukan dengan pemprov Jabar, namun pemerintah pusat juga. Karena ada rencana pembangunan beberapa fly over dan underpass yang bakal dibangun pemerintah pusat.

“Kalau memang benar, kami kaji dimana titik yang tepat buat dibangun fly over agar tidak berbenturan. Kami pun telah mengajukan dua kali permohonan hibah untuk perbaikan jalan, berstatus milik provinsi, kemudian rekayasa lalu lintas,” tutur Idris kepada Radar Depok.

Idris berharap, rencana tersebut segera terealisasi. Karena pertumbuhan penduduk Kota Depok setiap tahunnya terus bertambah, dan berimbas pada kepadatan lalu lintas.

“Realisasinya akan saya komunikasikan dengan pak gubernur, dananya darimana. Kalau untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019 kan sudah dibuat. Ya, mudah-mudahan 2019 sudah bisa dibangun, apalagi menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) misalnya, itu sangat luar biasa,” ujar Idris.

Senada, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menilai, fly over sebagai solusi pemecah kemacetan di Kota Depok. Fly over yang diusulkan salah satunya Jalan Dewi Sartika. Sedangkan titik lainnya di Citayam, karena kondisi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut. “Pertimbangannya solusi atas kemacetan, agar tidak lagi yang memenuhi perlintasan kereta,” ucap Pradi.

Tidak hanya fly over, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga memberikan kesempatan pada pemkot untuk menginventarisir sungai dan situ yang mengalir di Kota Depok. Tetapi, proyek tersebut tidak bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Karena pembahasan anggaran 2019 telah rampung.

“Nantinya wilayah situ akan menjadi destinasi wisata. Jumlah situ sekitar 23, anggaran yang disiapkan Rp40-50 miliar per situ. Kemungkinan 2020 akan kita anggarkan,” terang Pradi kepada Radar Depok.

Jabar juga akan menghibahkan dua pasar, yang rencananya dibangun di Barat Sawangan dan sekitarnya. Diketahui, Pemkot Depok baru mengelola lima pasar, yaitu Pasar Kemirimuka, Tugu, Agung, Sukatani, dan Cisalak. Sedangkan yang dikelola swasta di antaranya Pasar Musi, Depok Jaya, dan Pasar Pucung. “Tanahnya kita akan siapkan juga,” kata Pradi.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Depok Manto Jorgi mengatakan, kemungkinan yang sangat mendesak di Jalan Dewi Sartika berstatus milik provinsi, kedua di persimpangan Kodim Jalan Raya Sawangan statusnya jalan nasional.

“Akan kami usulkan ke walikota di dua titik tersebut, jika disetujui akan disampaikan ke gubernur. Sedangkan pembangunan infrastruktur fly over bisa saja menjadi beban APBD Jabar atau sebaliknya. Sebelumnya, pemkot mengusulkan DED fly over ke Kementeraian PUPR.

“Sampai sekarang belum ada kabar. Tapi tahun ini kami harap bisa diusulkan pada Musrenbang 2019, untuk kegiatan di 2020,” pungkasnya. (irw)

You may also read!

Tolak, Ricuh, Rata Juga

DEPOK – Sempat dibatalkan pada 1 Oktober lalu. Akhirnya 10 rumah yang ada di Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya berhasil diratakan.

Read More...

12 Lulus Seleksi, Dua Gugur

DEPOK – Pelaksanaan seleksi untuk tiga kepala dinas, mulai mengeliminir peserta. Dari 14 Aparatur Negeri Sipil (ASN), ada dua

Read More...

Walikota Depok Harap 2025 ODHA Tak Bertambah

DEPOK – Di peringatan Hari Aids Sedunia, yang jatuh pada 1 Desember lalu. Walikota Depok Mohammad Idris berharap 2025

Read More...

Mobile Sliding Menu