Sehat Dimulai dari Cuci Tangan

In Metropolis
IST/RADAR DEPOK
BERSIH : Walikota Depok Mohammad Idris bersama kepala OPD dan anak Paud se-Depok melakukan cuci tangan pakai sabun di Lapangan Balaikota Depok, Selasa (16/10).

DEPOK – Memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Selasa (16/10), Walikota Depok Mohammad Idris, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan 200 pelajar PAUD cuci tangan bersama, di lapangan Balaikota Depok.

Menurut Walikota Depok, Mohammad Idris. Membiasakan hidup sehat ini dimulai dari hal kecil seperti cuci tangan.

“Harus mulai untuk membiasakan cuci tangan agar kita terhindar dari kuman,” ujar Idris usai membuka kegiatan HCTPS kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Tujuan kegiatan ini, kata walikota untuk mengkampanyekan prilaku mencuci tangan di tengah masyarakat. Dan juga sebagai upaya menurunkan tingkat kematian balita, serta mencegah penyakit yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. “Harapan saya acara ini tidak sekedar seremonial saja. Orang dewasa harus kasih keteladanan,” ujarnya.

Agar prilaku mencuci tangan menjadi kebiasaan, Idris meminta agar setiap ruang makan bersama disediakan westafel. Sehingga yang rajin mencuci tangan tidak perlu ke toilet. Menurutnya, kobokan tidak memadai untuk cuci tangan. Kurang higienis dan bersih karena tangan bisa jadi sumber penyakit.

“Nabi menganjurkan bangun tidur jangan langsung memegang sesuatu ke mulut. Cuci tangan dulu. Karena kita tidak tau saat tidur tangan memegang apa. Ini mudah tapi sering diabaikan,” tuturnya.

Idris menegaskan, Dinkes Kota Depok harus pro aktif menyosialisasikan kegiatan ini ke masyarakat. “Apalagi yang punya bayi, harus lebih disosialisasikan lagi,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, akan terus menggalakan kebiasaan cuci tangan menggunakan sabun. Salah satunya melalui kegiatan yang digelar oleh Dinkes untuk memperingati HCTPS di Depok.

Menurutnya, dengan membiasakan mencuci tangan memakai sabun dapat mencegah terkena penyakit bagi masyarakat khususnya anak-anak. “Ini merupakan gerakan kesehatan dunia yang didukung oleh PBB. Diharapkan dengan kegiatan ini kesehatan masyarakat tetap terjaga dan PHBS bisa diterapkan dalam kesehariannya,” kata dia. (irw)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu