Sanksi Tegas Pelanggar KTR

In Utama

DEPOK – Penderita sakit karena rokok tidak perlu khawatir berobat di rumah sakit. Bagi penderita yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, dapat mengklaim kesehatan selama berobat hingga sembuh.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok, Ernawati menyebutkan, peserta jaminan sosial atau kesehatan dijamin hingga sehat. Jaminan ini berbentuk Universal Health Coverage (UHC).

“Semua penyakit bisa dicover VPJS Kesehatan, kecuali kosmetika,” ucap Ernawati kepada Radar Depok.

Namun, terkait jumlah penderita sakit karena rokok, Ernawati mengaku belum memiliki datanya. Sebab belum ada penelitian khusus akibat rokok. Tetapi, berdasarkan data Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dimiliki Dinkes Depok, terdapat dua kategori perokok.

Pertama, perokok di dalam rumah. Pada 2016 mencapai angka 26,72 persen. Kemudian di 2017 naik empat persen menjadi 30,23 persen. Dan pada 2018 (per September) menjadi 33,04 persen.

Kedua, perokok di luar rumah. Pada 2016 mencapai 73,28 persen. Di 2017 turun menjadi 69,77 persen, dan pada 2018 (per September) mencapai 66,96 persen. Dengan kedua data tersebut, masih dengan mudah ditemukan perokok di dalam rumah.

“Perlu intens sosialisasi bahaya rokok, termasuk KTR. Semua pihak juga harus berperan aktif memberikan pemahaman, rokok tidak baik untuk kesehatan.

Hal itu pula yang menjadikan Pemkot Depok mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Depok.

Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Irvan mengatakan, penderita sakit karena rokok masih bisa diklaim menggunakan BPJS. “Diklaim tidak masalah, terpenting sesuai laporan dari medis dan terdaftar di BPJS Kesehatan. Catatan tidak ada tungkakan,” kata Irvan kepada Radar Depok.

Meski begitu Irvan menilai, bila ada peserta sakit jantung dan paru-paru belum tentu penyebabnya dari rokok. “Tidak ada data, hanya sakit paru-paru dan jantung. Karena belum tentu itu karena rokok,” tegas Irvan.

Sementara itu, untuk mengurangi penderita perokok, organisasi antirokok seperti No Tobacco Community (NOTC) telah bekerjasama dengan Pemkot Depok. Ketua NOTC Bambang Priyono menuturkan, lemahnya peraturan yang melarang iklan, promosi, dan sponsor rokok di Indonesia membuat industri rokok bisa bebas dan gencar dalam memasarkan produknya.

Hasil survei mengenai implementasi kebijakan kawasan rokok di Kota Depok, 59,2 persen responden yaitu iklan rokok mendorong anak untuk memulai merokok. Dan 61,4 persen responden iklan rokok mendorong perokok untuk tetap merokok. Lalu 73,4 persen mendukung dan yakin harus dilarang menyeluruh, dan 70,5 persen mendukung pelarangan display penjual rokok. “Kita lakukan survei ini pada awal tahun 2018,” ucap Bambang kepada Radar Depok.

Bambang mengatakan, Pemkot Depok sangat serius dalam pengendalian tembakau guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sehingga terhindar dari bahaya asap rokok, serta melindungi anak-anak dan remaja yang menjadi sasaran industri rokok. “Display iklan dan promosi rokok ini sangat memengaruhi,” ujar Bambang.

Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Qurtifa Wijaya mengatakan, Perda Nomor 3 Tahun 2014 tentang KTR setelah disahkan dan masuk atau tercatat pada lembaran daerah, maka sudah berlaku. Kecuali ada pasal yang menyatakan mulai pemberlakuannya.

“Penerapan Perda ini masih masif, pelanggaran masih kita temui. Karena lemahnya pengawasan dan penindakan para pelanggar,” kata Qurtifa kepada Radar Depok.

Solusi yang tepat lanjut Qurtifa, perlu adanya sanksi tegas bagi pelanggar guna memberikan efek jera. Hingga saat ini, ia mengaku belum membahasnya bersama eksekutif. Ia berharap, seharusnya OPD leading sector bergerak melakukan aksi, baik pemasangan leaflet atau tatap muka.

“Perlu ketegasan terutama soal sanksi. Contohnya ganjil genap di Jakarta, mobil genap melintas di tanggal ganjil ya tentunya ditilang,” pungkasnya. (irw/cr1)

You may also read!

Pedagang Kemirimuka Depok Banding

DEPOK – Perjuangan pedagang Pasar Kemirimuka, sedikit goyang dalam mempertahankan tanah negara dari PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Pengadilan

Read More...

Daftar ke RSUD Depok Cukup Via Online

DEPOK – Warga Depok kembali dimanjakan saat membutuhkan layanan RSUD Depok. Kemarin, RSUD yang berada di Kecamatan Sawangan tersebut

Read More...

40 Restoran Belum Bayar Pajak

DEPOK – Bisnis kuliner di Depok meningkat terus dalam tiga tahun terakhir. Namun tak semua pengusaha restoran di kota

Read More...

Mobile Sliding Menu