Prakash-Syifa-Anom Bela Jabar

In Depok Sport
FOPI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK
OPTIMIS: Prakash dan Syifa usai prosesi pengalungan medali di ajang Porda 2018. Prakash dan Syifa, bersama dengan Anom dipercaya membela Jawa Barat di Kejurnas III Petanque.

DEPOK – Atlet Petanque kebanggaan Kota Depok, Prakash Mallick, Syifa Fauziah, dan Anom Rifki Irfansyah belum boleh bersantai.

Sebab, setelah berjuang membela Kota Depok pada ajang Porda 2018, mereka dipercaya membela Jawa Barat dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) III Petanque di Surabaya, 30 September – 4 November 2018.

Meskipun belum sempat rehat usai Porda 2018, ketiganya mengaku optimis siap menghadapi Kejurnas tersebut.

”Kami menerima undangan bermain tepat di hari penutupan Porda 2018. Tapi, insyaallah kami siap,” ujar Syifa kepada Harian Radar Depok, Jumat (19/10).

Demi mendapat hasil yang terbaik untuk Jawa Barat, Syifa bahkan sudah memulai latihan rutin lima hari seminggu. Yakni, senin sampai jumat.

Kepercayaan diri menghadapi Kejurnas juga ditunjukkan oleh Prakash Mallick. Peraih medali emas di Porda 2018 ini bertekad menjadikan Jawa Barat sebagai juara umum.

”Seperti yang berhasil diraih oleh kontingen Jawa Barat di Kejurnas 2017, Bali,” ucap atlet kelahiran Bangladesh, 38 tahun lalu tersebut.

Prakash menghadapi Kejurnas ini dengan modal dua keping medali dari Porda 2018. Yakni sekeping medali emas dari nomor double men yang dia raih bersama Anom. Dan medali perunggu yang berhasil dia rebut bersama Syifa dari nomor double mix.

Meski dengan modal yang cukup kuat itu, Prakash optimis dapat meningkatkan kualitas permainannya sebelum pelaksanaan Kejurnas.

Untuk itu, dia memaksimalkan waktu latihannya di Lapangan Petanque, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebanyak tiga kali seminggu.

Prakash berharap, Pemkot Depok dapat meningkatkan sarana dan prasarana latihan cabang olahraga Petanque. Terutama, fasilitas lapangan agar para atlet dapat berlatih lebih maksimal. Sehingga, prestasi puncak pun dapat diraih.

”Disamping itu, lapangan juga bermanfaat untuk memunculkan potensi-potensi baru atlet petanque di Kota Depok. Jadi, lapangan itu tentang prestasi dan regenerasi,” imbuhnya.

Persis seperti harapan yang disampaikan Prakash, Anom juga berharap agar Jawa Barat dapat kembali merebut posisi juara umum.

Untuk menghadapi Kejurnas, Anom fokus mematangkan strategi, sambil mengasah ketahanan mentalnya lewat serangkaian uji coba.

Anom tidak gegabah, sebagai permulaan, dia mengincar medali perunggu.

”Karena kami belum tahu seberapa kuat lawan di Kejurnas nanti. Sepertinya, pasti lebih ketat dibanging kejurnas sebelumnya,” pungkasnya.(mg2)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu