Pemkot Depok Harus Perhatikan Generasi Milenial

In Politika
Novi Anggriani, Politisi PDI Perjuangan Kota Depok

DEPOK – Tawuran di kota Depok kembali pecah pada Minggu (7/10) pagi. Pelakunya yakni Geng Jepang dan Geng Sasak Atom Limo. Karenannya, Politisi PDI Perjuangan Kota Depok, Novi Anggriani meminta Pemkot Depok untuk lebih serius memperhatikan generasi milenial.

Novi menjelaskan, hampir di setiap akhir pekan selalu terjadi tawuran yang pelakunya remaja. Ditambah lagi baru – baru ini juga terungkap kasus prostitusi yang juga melibatkan remaja.

“Saya menilai sepertinya Pemkot Depok masih memandang sebelah mata masalah ini. Dapat diartikan Pemkot Depok belum serius memperhatikan generasi milenial,” ujar Novi, Senin (8/10).

Beberapa kepala daerah ditingkat kabupaten/kota, lanjut Novi, sedang menggandeng generasi milenial di wilayahnya, sebagai mitra dalam pembangunan. Sedangkan di Depok yang terjadi sebaliknya.

“Generasi milenial di Depok bisa dibilang masih jadi objek pembangunan saja. Sebagai contoh, Pemkot lebih banyak bangun mall daripada gelanggang olahraga atau balai latihan kerja yang membuat milenial akan lebih konsumtif ketimbang produktif,” kata Novi.

Meski generasi milenial mengalami keterbatasan, Novi yang juga Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Depok Daerah Pemilihan (Dapil) Pancoranmas itu meminta kepada generasi milenial tak tinggal diam. Generasi milenial Depok dapat bekerjasama dengan pihak swasta dan memanfaatkan teknologi serta media sosial untuk mengembangkan minat dan bakatnya atau bahkan menjual produknya.

Meskipun terdapat sedikit generasi milenial yang berprestasi tadi, menurut Novi mereka lebih banyak terdapat di kota-kota besar dengan tema-tema tertentu yang terbatas. Belum banyak masuk di pinggirian kota.

“Dengan itu agar Pemkot Depok menjadikan milenial sebagai subjek pembangunan di setiap lini kehidupan, generasi milenial Depok mesti memilih pemimpin yang peduli dan mendukung milenial. Jika tidak generasi milenial Depok dapat lebih jauh tertinggal dibanding generasi milenial lainnya,” pungkas Novi. (cky)

You may also read!

Tiga Karung Lapisan KTP-el Ditemukan

  RADARDEPOK.COM, DEPOK – Petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Cimanggis, menemukan tiga karung lapisan luar bagian

Read More...

Calhaj Depok Dibagi Lima Kloter

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pada musim haji tahun 2019, calon jamaah haji (Calhaj) asal Kota Depok dibagi ke dalam lima

Read More...

UI Terima 1.656 Mahasiswa Baru

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Universitas Indonesia (UI) menerima 1.656 mahasiswa baru S1 Reguler, dari total pendaftar SNMPTN 2019 sebanyak 18.733

Read More...

Mobile Sliding Menu