Pegita Ajak Guru di Depok Melek Sejarah

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
SAMBUTAN WALIKOTA: Guru PAUD-SMA mengikuti seminar Guru Melek Sejarah yang diselenggarakan oleh Yayasan Peduli Guru Kita, di Aula Teratai, Dibaleka I, Balaikota Depok, Sabtu (20/10).

DEPOK – Yayasan Peduli Guru Kita (Pegita) mengajak sedikitnya 120 guru jenjang PAUD-SMA untuk meningkatkan pemahaman sejarah dalam seminar yang bertajuk Guru Melek Sejarah, Sabtu (20/10) di Aula Teratai, Dibaleka I, Balaikota Depok.

Ketua Yayasan Pegita, Ali Wartadinata mengatakan, seminar tersebut diikuti tidak hanya oleh guru sejarah, melainkan guru umum dari seluruh mata pelajaran. Supaya saat di zaman modern saat ini diharapkan siswa tidak buta dengan sejarah, khususnya Kota Depok.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran guru dalam memberikan pemahaman sejarah kepada peserta didik. Metode pembelajaran pun juga diubah, disesuaikan dengan zaman sekarang seperti melalui film dan dongeng,” kata Ali kepada Radar Depok.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Sejarah Direktorat Sejarah dan Kebudayaan Kemendikbud RI, Triana Wulandari menyampaikan, guru sebagai garda terdepan harus memiliki wawasan yang luas, kreatif, dan inovatif dibanding peserta didik. Salah satunya adalah sejarah, minimal sejarah di lingkup lokal.

“Jangan hanya disuguhi dengan hafalan, namun anak-anak diajak untuk mendiskusikan dan menganalisa. Hal itu lebih baik ketimbang menghafal,” jelasnya.

Menurutnya, melalui sejarah dapat memberantas segala dinamika persoalan yang sedang hangat diperdebatkan, contohnya berita hoax. Guna memberantas masalah itu, diminta para guru untuk melek akan sejarah.

“Kalau gurunya ‘melek’ dan paham sejarah, mereka pasti tidak akan memposting atau menyampakan sesuatu yang tidak sesuai dengan sumber yang akurat kepada peserta didik. Saya apresiasi sekali kegiatan ini sebagai bentuk penyambung tangan pemerintah pusat,” ujar Triana.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohammad Idris berharap para guru dapat menyampaikan pengetahuan sejarah kepada siswa, bukan hanya nasional tetapi juga situs-situs maupun cerita sejarah peninggalan di Kota Depok.

“Banyak sejarah Depok yang harus kita kembangkan dan sampaikan ke siswa. Untuk itu, guru harus memiliki pemahaman lebih terkait sejarah,” tutup Idris. (san)

You may also read!

Pedagang Kemirimuka Depok Banding

DEPOK – Perjuangan pedagang Pasar Kemirimuka, sedikit goyang dalam mempertahankan tanah negara dari PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Pengadilan

Read More...

Daftar ke RSUD Depok Cukup Via Online

DEPOK – Warga Depok kembali dimanjakan saat membutuhkan layanan RSUD Depok. Kemarin, RSUD yang berada di Kecamatan Sawangan tersebut

Read More...

40 Restoran Belum Bayar Pajak

DEPOK – Bisnis kuliner di Depok meningkat terus dalam tiga tahun terakhir. Namun tak semua pengusaha restoran di kota

Read More...

Mobile Sliding Menu