Komunitas Depok Kumpul Jelang Bagen Festival 2018, Wadahi Komunitas di Depok, Siap Berkarya Bersama-sama

In Satelit Depok, Wilayah Depok
REGI/RADAR DEPOK
KOMUNITAS: ‘Road To Bagen Fest’ 2018, berbagai komunitas Kota Depok kumpul bareng di Coffee Toffee Jalan Margonda Raya, kemarin.

Di Minggu (21/10) sore, dalam satu acara seluruh komunitas di Kota Depok berkumpul dan diskusi tentang berbagai karya seni. Mulai dari seni mural hingga stand up comedy. Mereka disatukan dalam acara Bagen yang dicetuskan anak-anak muda seni mural yang tergabung di suatu komunitas. Namun, nama Bagen dan rencana untuk menyelenggarakan event pada 27-28 Oktober 2018, dicetuskan oleh beberapa anggota dari komunitas Doodle Art, Depok Art Distrik, ada juga Letters yang kerap kumpul atau nongkrong bareng di satu tempat dengan tujuan agar Kota Depok tahu bahwa ada warganya yang merupakan pelaku seni.

Laporan : Regi Pranata Bangun

Di Minggu (21/10) sore itu, terlihat dua orang sedang mengecat satu papan yang diketahui akan dibuat menjadi ruang atau kanvas yang akan digambar nanti malam. Aksi tersebut terlihat di depan Coffee Toffee, Jalan Margonda Raya. Berbagai komunitas di Kota Depok kumpul jadi satu. Kumpulnya banyak komunitas ini, diketahui dalam rangka memperkenalkan berbagai komunitas yang ada di Kota Depok.

“Kita kumpul dan saling kenalan antar komunitas,” kata Panitia Acara, Amel kepada Radar Depok, kemarin.

Perempuan yang mengenakan krudung itu mengatakan, Bagen terbentuk dari berbagai komunitas yang sering kali nongkrong bareng di satu tempat. Kemudian, kata Amel, tebentuklah Bagen dengan maksud agar seluruh komunitas yang ada di Kota Depok bisa bertemu dan saling kenal.

“Ini buat event komunitas, dari berbagai komunitas kumpul jadi satu dan buat acara bareng,” tutur perempuan bertubuh mungil ini.

Acara yang bertajuk ‘Karya Suka Suka’ ini tidak hanya mempertemukan berbagai komunitas yang ada di Kota Depok. Tetapi, sambung Amel, untuk melakukan suatu pergerakan dan memiliki wadah kedepannya.

“Jadi kita kumpulin banyak Komunitas yang ada di Depok dalam satu wadah, dan menunjukan bahwa Depok punya komunitas,” ungkap Amel.

Menurut Amel, hingga saat ini belum ada yang menaungi berbagai komunitas di Kota Depok. Maka, tercetuslah untuk mengadakan Bagen Festival ini

“Jadi sebelum acara puncak, tanggal 27-28 nanti. Kita saling ketemu dengan berbagai komunitas dulu di sini,” pungkas Amel

Sementara, Humas Acara Road To Bagen Fest ini, Mayang mengatakan, ada lebih dari 30 komunitas yang turut serta.

“Sekitar 30 yang tercatat. Dari berbagai komunitas. Lebih banyak komunitas mural juga sih,” papar wanita muda bertubuh kecil ini.

Kumpul bareng ini, sambung Mayang, diramaikan dengan diskusi dengan para penggiat seni mural dari berbagai komunitas. Juga, dipenghujung acara ditutup dengan penampilan music DJ Pemuda Sinar, Rockibalbera, dan Logiclost.

“Diharapkan dengan adanya acara ini, semua penggiat seni dan lainnya bisa bergabung bareng dan berkarya bersama. Juga, buat para pelaku yang suka corat-coret di tembok kota,mending kita bareng gabung dalam satu wadah dan berkarya bareng. Jadi tidak Cuma ngotorin tembok kota saja,” pesan Mayang. (*)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu