Kecurangan Petamburan Dibeberkan Pemkot Depok

In Metropolis
FACHRY/RADAR DEPOK
SIDANG LANJUTAN: Sidang Derden Verzet sengketa Pasar Kemirimuka, Beji dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi dari pedagang Pasar Kemirimuka, di Pengadilan Negeri Depok, kemarin (27/9).

DEPOK – Tarik-menarik kepemilikan Pasar Kemirimuka semakin seru. Kemarin, dalam sidang Derden Verzet terlawan dua : Pemkot Depok menyerahkan bukti baru. Di hadapan majelis hakim terlawan menyerahkan HGB PT Petamburan telah habis.

Kuasa Hukum terlawan dua, Pemkot Kota Depok, Aji Rachmat menyerahkan bukti baru berupa fotokopy Surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nomor 729/7-32.76/VII/2005, perihal permohonan penjelasan status tanah Pasar Kemirimuka.

Aji menjelaskan, ada Hak Tangguhan No. 2374/1996 atas Hak Guna Bangunan No.68, dan telah dilakukan pemblokiran oleh walikota Depok tanggal 07 Mei 2004. Sedangkan HGB nomor 68 tersebut juga telah berakhir haknya pada 4 Novemver 2008. “Sehingga ha katas tanah hapus dan menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh Negara,” kata Aji kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Selain itu, Aji juga menyerahkan fotokopi surat dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3273/38.1/VIII/2017 perihal permohonan penangguhan pelaksanaan putusan Pengadilan Negeri Bogor nomor 36/Pdt.G/2009/PN.Bgr.Jo. putusan Pengadilan Tinggi Bandung nomor 256 K/Pdt/2011 jo Putusan Mahkamah Agung RI nomor 476.PK/Pdt/2013.

Dengan demikian, pihaknya menyatakan terlawan I, dalam hal ini PT Petamburan Jaya sama sekali belum menyerahkan kewajibannya untuk menyerahkan tanah 2.6 hektar sebagaimana yang telah diatur. “bahwa tanah seluas 2,6 hektar atas nama PT petamburan untuk penggunaan Pasar Depok Lama adalah Aset yang dikuasai oleh Negara, yang tercatat sebagai aset Pemerintah Kota Depok.

Sebelumnya, pihak pedagang telah menyiapkan saksi ahli untuk memberikan keterangan, Senin (15/10) mendatang.

Kuasa Hukum Pedagang Pasar Kemirimuka, Leo Prihardiansyah mengatakan, pihaknya akan mendatangkan saksi ahli dalam persidangan mendatang yang di jadwalkan Senin (15/10).

Menurutnya, saksi ahli yang akan dihadirkan akan membeberkan masalah agrarian yang terjadi di Pasar Kemirimuka. “Kalau ahli bisa hadir, nanti dia akan membeberkan masalah yang sebenarnya terjadi di Lahan Pasar Kemirimuka,” kata Leo.

Sementara sebelumnya, meski telah sepakat untuk membentuk tim untuk menangani masalah sengketa lahan di Pasar Kemirimuka. Pedagang tetap, mendorong Pemkot Depok menggugat kembali PT Petamburan, dengan menggunakan bukti baru SK Gubernur Jawa Barat. (rub)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu