Karyawan Demo PT 2 Tang

In Satelit Depok, Wilayah Depok
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
MINTA PERHATIAN: Para karyawan melakukan orasi di halaman pabrik PT 2 Tang dalam aksi demo. Mereka menuntut pihak manajemen melunasi pembayaran BPJS dan membayarkan gaji mereka.

DEPOK – Ratusan karyawan pabrik PT 2 Tang melakukan demo di halaman pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan/Kecamatan Tapos.

Ketua Serikat Pekerja (SP) RTMM PT 2 Tang, Ali Suhendar dalam orasinya mengatakan, para karyawan meminta kepada pihak perusahaan agar BPJS Ketenagakerjaan karyawan yang sudah enam bulan menunggak segera dibayarkan. Termasuk BPJS Kesehatan yang sudah satu bulan belum dibayar supaya dilunasi.

“Kita tunjukan pada manajemen kalau hak kita dizolimi, dan masalah BPJS Kesehatan ketika kita sakit dan berobat selalu ditolak oleh rumah sakit karena BPJS belum dibayar. Ini sangat miris sekali. Bukan berarti SPSI tidak berjuang, jangan sampai tertunda atau mundur-mundur, jangan coba-coba menyenggol hak kita,” ujar Ali, lantang.

Selain masalah BPJS, ternyata tunggakan gaji karyawan per bulan September juga belum dibayarkan oleh perusahaan menjadi keladi dari aksi demo.

“Kita tunggu sampai kedepan. Kalau tidak ada keputusan, karena gaji kita belum dibayar sampai saat ini, teman-teman saya harap tetap saling berkoordinasi. Ini adalah barometer kita,” sambungnya.

Pantauan Radar Depok di lokasi pabrik, demo berjalan tertib. Massa menyampaikan orasinya di halaman perusahaan dengan penjagaan dari aparat kepolisian dan TNI. Setelah menyampaikan aspirasinya, massa akhirnya membubarkan diri. (dra)

You may also read!

Tolak, Ricuh, Rata Juga

DEPOK – Sempat dibatalkan pada 1 Oktober lalu. Akhirnya 10 rumah yang ada di Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya berhasil diratakan.

Read More...

12 Lulus Seleksi, Dua Gugur

DEPOK – Pelaksanaan seleksi untuk tiga kepala dinas, mulai mengeliminir peserta. Dari 14 Aparatur Negeri Sipil (ASN), ada dua

Read More...

Walikota Depok Harap 2025 ODHA Tak Bertambah

DEPOK – Di peringatan Hari Aids Sedunia, yang jatuh pada 1 Desember lalu. Walikota Depok Mohammad Idris berharap 2025

Read More...

Mobile Sliding Menu