Gotong Royong Budaya Bermasyarakat di Depok, Ajak Pemkot Depok untuk Lestarikan

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
BUDAYA: Caleg DPRD Kota Depok Dapil 6 (Cipayung, Sawangan, Bojongsari) dari PKB, Babai Suhaimi (Kanan berfoto) saat mengikuti kerjabakti pengecoran Masjid Jami Al Barkah di Kampung Bulak Timur, Kelurahan/Kecamatan Cipayung.

DEPOK – Gotong Royong adalah salah satu semangat jiwa kebersamaan masyarakat Indonesia, banyak hal positif dihasilkan dari semangat gerakan gotong royong. Di berbagai lapisan masyarakat, semangat gotong royong jelas sangat besar manfaatnya. Karenanya, Caleg DPRD Kota Depok Dapil 6 (Kecamatan Cipayung, Sawangan, Bojongsari) dari PKB, Babai Suhaimi meminta Pemkot Depok untuk mendorong budaya gotong royong tetap terjaga di masyarakat.

Menurut Babai, gotong royong sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Depok, baik dalan kegiatan kebersihan, seperti membersihkan jalan, saluran air, maupun pembangunan infrastruktur misalnya pembangunan sarana ibadah banyak dilakukan masyarakat di Kota Depok dengan cara gotong royong.

“Sampai saat ini, gotong royong atau kerja bakti di lingkungan masih ada di masyarakat,” kata Babai.

Semangat gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Indonesia, pada umumnya sangat membantu pemerintah di daerah, termasuk Kota Depok. Babai yang juga mantan Anggota DPRD Kota Depok ini melanjutkan, adanya kegiatan tersebut menghasilkan swadaya yang besar nilainnya dan jelas hal ini mengurangi beban pembiayaan daerah.

Ia mencontohkan, pembangunan masjid atau musala serta sarana ibadah lainnya, hampir 100 persen hasil gotong royong dan swadaya masyarakat. Kemudian, lanjut Babai, jika hal itu tidak dilakukan, maka dapat dipastikan pemerintah daerah tidak akan mampu membiayainya.

“Karenannya, budaya gotong royong ini harus ada dan dijaga serta didorong oleh Pemkot Depok,” papar Babai.

Ia mencontohkan, gotong royong membangun Masjid Jami Al Barkah di Kampung Bulak Timur RW09 Kelurahan Cipayung yang ia hadiri, biaya pembangunannya mencapai Rp3 miliar dan itu baru satu masjid di Kota Depok.

“Dalam tahun ini mencapai ratusan masjid yang dibangun, belum pembangunan yang lain. Maka pemerintah harus mendukung atau mendorong semangat gotong royong yang ada di masyarakat,” tegas Babai.

Mantan Ketua Katar Kota Depok ini menambahkan, jika perlu, Pemkot Depok bisa mengadakan hadiah atau penghargaan bagi masyarakat yang memiliki nilai gotong royongnya tinggi dan bermanfaat untuk lingkungannya, bahkan untuk Kota Depok.

“Bisa saja itu dilakukan, nanti diberikan kepada perwakilan msyarakat, apakah RT, RW atau tokoh agama (ketua DKM) atau tokoh masyarakat. Penghargaan nya bisa berupa uang bantuan atau peralatan yang menjadi kebutuhan bagi msyarakat secara umum,” pungkas Babai. (cky)

You may also read!

Pedagang Kemirimuka Depok Banding

DEPOK – Perjuangan pedagang Pasar Kemirimuka, sedikit goyang dalam mempertahankan tanah negara dari PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Pengadilan

Read More...

Daftar ke RSUD Depok Cukup Via Online

DEPOK – Warga Depok kembali dimanjakan saat membutuhkan layanan RSUD Depok. Kemarin, RSUD yang berada di Kecamatan Sawangan tersebut

Read More...

40 Restoran Belum Bayar Pajak

DEPOK – Bisnis kuliner di Depok meningkat terus dalam tiga tahun terakhir. Namun tak semua pengusaha restoran di kota

Read More...

Mobile Sliding Menu