FKG UI Penyuluhan ke UPT PLK UI

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
SOSIALISASI: Departemen Ilmu Penyakit Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) bersama UPT Pengamanan Lingungan Kampus (UPT PLK) UI usai memberikan penyuluhan terkait hidup sehat tanpa tembakau.

DEPOK – Guna menumbuhkan pengetahuan masyarakat terkait bahaya rokok bagi kesehatan gigi dan mulut. Departemen Ilmu Penyakit Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) menyelenggarakan penyuluhan dan konsultasi gratis bagi UPT Pengamanan Lingungan Kampus (UPT PLK) UI.

Kepala Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG UI, Dr. Febrina Rahmayanti mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan UI Peduli Aksi pada bidang kedokteran gigi, khususnya ilmu penyakit mulut. Penyuluhan ini melibatkan dosen dan mahasiswa program pendidikan dokter gigi spesialis penyakit mulur FKG UI.

“UPT PLK UI adalah garda pengamanan terdepan UI, jadi dnegan hidup sehat diharapkan mereka lebih fit dalam bertugas menjaga keamana kampus, salah satunya dengan pola hidup sehat tanpa tembakau,” kata Febrina kepada Radar Depok.

Sebanyak 60 petugas UPT PLK UI yang sedang non aktif bertugas mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai rokok dan efek yang dapat terjadi pada kesehatan, khususnya gigi dan mulut.

Menurut Febrina, rokok mengandung bahan berbahaya seperti TAR, Nikotin, Karbonmonoksida. Zat ini yang dapat menyebabkan kerusakan pada mulut, khususnya jaringan lunak yang menimbulkan kelainan berupa pra keganasan (sebelum kanker).

“Penyuluhan ini agar mereka lebih aware terhadap kesehatan, jangan sampai sudah menjadi kanker dan menyadari untuk mencari pertolongan,” jelasnya.

Tema kegiatan tahun ini adalah ‘Hidup Sehat Tanpa Tembakau’. Jadi, tidak hanya penyuluhan, acara diselingi games dan pemberian tips dan trik kepada peserta untuk dapat berhenti merokok. Acara ini pun merupakan bentuk ajakan dari pihak UI untuk seluruh civitasnya berhenti konsumsi rokok.

“Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kepedulian khalayak akan bahaya rokok, maka angka penyakit yang dapat disebabkan rokok akan menurun, terutama angka kejadian kanker mulut,” tutup Febrina.

Dalam acara yang digelar di Rumpun Ilmu Kesehatan UI, Gedung B ruang 203, diisi oleh drg. Anandina Irmagita, drg. Masita Mandasari, drg. Ratna Kumala Indrastiti, Dr. Yuniardini S Wimardhani, drg., MscDent. (san)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu