Dua Penjual Shabu Dihukum 4 Tahun Bui

In Metropolis

DEPOK – Dua terdakwa, Rendi Renaldi alias Tagor dan Brian Hariansyah alias Gendut dinyatakan bersalah memiliki, menyimpan, menguasai narkotika Golongan I bukan tanaman, dan dihukum pidana penjara selama empat tahun. Hal itu diungkap pada persidangan di Pengadilan Negeri Depok, kemarin (10/10).

Keduanya ditangkap saat menjual tiga paket shabu yang disimpan dalam bungkus rokok. Awalnya, mereka patungan membeli shabu paket setengah pada Kamis (26/4) pukul 16.00.

Dengan menggunakan angkutan umum, para terdakwa berangkat menuju Lenteng Agung untuk membeli satu plastik bening berisi shabu kepada Heri (DPO). Sesudahnya, pulang ke rumah Terdakwa I untuk membagi paket shabu tersebut menjadi empat paket.

“Satu paket dikonsumsi para terdakwa sedangkan tiga paket lagi oleh Terdakwa I (Tagor) dimasukkan ke dalam bungkus bekas rokok yang rencananya akan dijual,” ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riza Dona.

Kemudian pada Sabtu (28/4) sekitar pukul 16.00 di rumah Tagor di Kampung Parung Belimbing RT08/03 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, menerima telepon dari Riko (DPO) dengan maksud akan membeli tiga paket shabu dari terdakwa seharga Rp600 Ribu.

Sekitar pukul 17.00, saat keduanya sedang menunggu pembeli, tiba-tiba datang Anggota Satnarkoba Polresta Depok yang langsung menangkap dan melakukan penggeledahan terhadap para terdakwa.

Dalam saku samping kiri celana yang Terdakwa I pakai ditemukan satu bungkus bekas rokok Gudang Garam Internasional yang di dalamnya berisi tiga paket shabu yang diakui para terdakwa bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang akan dijual.

Selain itu, Polisi juga menyita satu buah HP Xiaomi Type 3S warna gold milik Terdakwa I dan satu buah HP Samsung warna hitam milik Terdakwa II yang di dalamnya berisi percakapan para terdakwa dalam melakukan transaksi jual beli Narkotika.

Akibat perbuatannya, JPU menjerat para terdakwa dengan Dakwaan Alternatif. Kesatu, Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Kedua, Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menyatakan para terdakwa terbukti bersalah memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman. Membebaskan para terdakwa dari Dakwaan Kesatu JPU. Menuntut para terdakwa berupa pidana penjara masing-masing selama empat tahun,” ujar Riza Dona.

Sementara Majelis Hakim yang dipimpin Rosana Kesuma Hidayah dengan anggota YF. Tri Joko GP. dan Ramon Wahyudi dalam amar putusan menyatakan sependapat dengan JPU.

“Menjatuhkan putusan terhadap para terdakwa oleh karena itu masing-masing berupa pidana penjara selama empat tahun,” kata Rosana saat pembacaan putusan, Rabu (10/10). (rub)

You may also read!

3.200 Guru Honor di Depok Mogok Ngajar

DEPOK – Pagi ini, ratusan guru honorer si-Kota Depok ontrog gedung DPRD Kota Depok, di Jalan Boulevard, Grand Depok

Read More...

18 Lagu Slank Rockin Fest

DEPOK – Sukses menghentak rangkaian tour Sumatera Agustus lalu. SUPERMUSIC kembali mempersembahkan event bertajuk Rockin Fest. Menariknya, Supermusic kali

Read More...

2020 Pemprov Jabar Tata Situ Depok

DEPOK – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, berencana menjadikan Depok sebagai destinasi wisata situ atau danau. Alasannya, Depok memiliki

Read More...

Mobile Sliding Menu