Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi Induk Pasca Gempa, Masih Digoyang, Butuh Listrik Ketimbang Infrastruktur

In Utama
DICKY/RADARDEPOK
RUSAK : Salah satu rumah di Dusun empat Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi Induk, Kabupaten Sigi, mengalami rusak berat akibat gempa bumi, kemarin.

Gempa bumi dahsyat yeng melanda wialayah Kabupaten Sigi. Khususnya di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi Induk, mengakibat masyarakat desa harus mengungsi ke lapangan, maupun halaman terbuka. Selain rumah rusak, masyarakat Desa Bolapapu harus gelap-gelapan.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Desa yang berada di bawah Danau Lindu Kecamatan Kulawi, mengalami kerusakan yang cukup parah. Saat Radar Depok bersama Relawan Bogor dan Depok menyambangi desa tersebut, sejumlah masyarakat berkumpul di pengungsian yang berada di halaman terbuka.

Usai berkoordinasi dengan Ketua RT2 Dusun 4, Masrul. Pria yang mengenakan pakaian berkelir hijau mengungkapkan, dilingkungannya mengalami dampak gempa yang cukup parah. Tidak sedikit rumah masyarakat mengalami kerusakan, baik di bagian depan maupun belakang rumah. Bahkan, ada sepuluh rumah yang tidak dapat ditinggali. Terlebih saat ini, aliran listrik belum dapat mengaliri kerumah masyarakat. Sehingga apabila malam hari, masyarakat harus gelap-gelapan atau menggunakan semprong dan lilin untuk sumber cahaya.

“Masyarakat banyak yang tinggal didalam tenda, karena masih takut akan gempa,” ujar Masrul.

Dilingkungannya terdapat 45 kepala keluarga atau 150 jiwa. Masyarakat Desa Bolapapu masih takut untuk tinggal di dalam rumah, maupun di dalam bangunan yang masih terbilang aman. Ini dikarenakan, guncangan gempa bumi masih dirasakan. Dia mengingat, kemarin malam terdapat dua kali gempa bumi yang dirasakan walau hanya sebentar. Trauma masih dirasa masyarakat, sehingga lebih memilih bertahan diluar rumah saat malam hari.

Tidak hanya itu saja, lanjut Masrul, warga kini mencari pisang dan ubi, untuk menambah tambahan makanan. Bantuan yang diberikan pemerintah masih terbilang belum mencukupi. Untuk itu, masyarakat Bolapapu didusunnya mengandalkan pertanian, sebagai makanan untuk bertahan hidup. Apalagi, dusunnya tersebut sempat terisolir selama lima hari, pasca gempa bumi akibat longsor di Jalan Poros Palu-Kulawi.

“Sekarang jalan sudah terbuka, sehingga kendaraan sudah dapat melintas,” ucap Masrul.

Keadaan memperihatinkan juga dirasakan Julius. Pria paruh baya ini mengaku, kesusahan tidak ada aliran listrik. Tak berheti sampai disitu, Julius maupun masyarakat Bolapapu memanfaatkan sungai untuk mandi hingga cuci pakaian. Untuk air minum, masyarakat Bolapapu memanfaatkan mata air gunung untuk minum.

Julius menginginkan, pemerintah dapat segera membangkitkan kembali wilayah Kabupaten Sigi. Khususnya terdampak gempa seperti di Desa Bolapapu. Baik memperbaiki infrastruktur, sarana lainnya seperti aliran listrik. Menurutnya, selain pasokan kebutuhan pokok listrik, menjadi salah satu bagian terpenting untuk masyarakat. “Minimal listrik sudah dapat mengalir sambil menunggu pembangunan infrastuktur maupun sarana lainnya,” pinta Julius. (*)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu