Depok Masuk 10 Besar Smart Sanitation

In Metropolis
IRWAN/RADAR DEPOK
RAPAT : Walikota Depok Mohammad Idris bersama kepala dinas rapat bersama Tim Penilaian National Sanitation City Rating atau Smart Sanitation Award 2018, di Ruang Bougenville, Gedung Balaikota Depok, kemarin.

DEPOK – Warga Depok mesti tahu ini. Ternyata kemarin, Kota Depok masuk 10 nominasi Smart Sanitation Award 2018 (SSA) Nasional. Hasil hebat yang ditorehkan ini, setelah Depok lolos verifikasi dari 482 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Tim Penilaian National Sanitation City Rating (NSCR) atau Smart Sanitation Award 2018, Liana Andriani mengatakan, penilaian ini dilakukan tim NSCR, yang berada di bawah organisasi Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI). AKKOPSI sendiri, kata dia merupakan organisasi pemerintahan yang melakukan program khusus penataan dan pembangunan sanitasi, di daerah masing-masing. katanya.

“Depok sudah berinovasi dan meraih penghargaan terkait dengan program sanitasi, seperti halnya pada tahun 2014,” kata Liana kepada Harian Radar Depok di Balaikota, kemarin.

Menurut Liana, untuk kategori inovasinya dalam pelaksanaan proses penyelesaian limbah sampah secara terpadu, dan komperehensif. Dimulai dari sampah rumah tangga, hingga menjadi produk yang bermanfaat.

Selain itu, Liana menerangkan, kali ini Depok kembali masuk dalam 10 besar nominasi smart sanitation award 2018. “Kami ingin melihat lebih jauh keberlanjutan program sanitasi di Kota Depok, semoga terus bertambah inovasinya dan kembali juara,” katanya.

Walikota Depok, Mohammad Idris menyambut baik kedatangan Tim Penilai Smart Sanitation Award 2018. Pemerintah Depok dalam hal ini siap, untuk memaparkan pencapaian pembangunan sanitasi di Kota Depok.

Karena dalam tahap verifikasi ini, tim penilai ingin mensingkronkan data yang ada dengan keadaan di lapangan. Selain itu, tim sanitasi Kota Depok juga siap mendampingi tim penilai untuk kunjuangan lapangan. Papar Idris “Alhamdulillah, Kota Depok menjadi salah satu dari 10 nominasi Smart Sanitation Award (SSA) tingkat nasional,” kata Idris.

Walikota berharap, bisa terus bahu-membahu menyelesaikan segala persoalan sanitasi. “Sehingga smart sanitasi di kota Depok benar-benar terwujud, tentunya tidak hanya untuk penilaian semata, tetapi secara berkelanjutan,” ucapnya.(irw)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu