Aksi Peduli Palu-Donggala di SMPN 25 Depok, Galang Dana Bantuan dan Santuni Siswa Yatim

In Satelit Depok, Wilayah Depok
REGI/RADAR DEPOK
PEDULI SESAMA: Bencana alam gempa dan tsunami yang menimpah Kota Palu dan Donggala membuat seluruh umat berbondong-bondong melakukan penggalanggan dana bantuan untuk masyarakat yang menjadi korban. Sama halnya yang dilakukan SMPN 25 Depok, menggelar Santunan Yatim dan Peduli Palu-Donggala, di halaman SMPN 25 Depok, kemarin.

Bencana Alam Tsunami-Donggala menarik perhatian seluruh pihak di seluruh Kota. Salah satunya, pihak yang peduli untuk membantu sesama, SMPN 25 Depok. Selain memberikan dana bantuan untuk korban Palu-Donggala, SMPN 25 Depok juga Santuni 36 Siswa Yatim.

Laporan : Regi Pranata Bangun 

Palu dan Donggala, kini tengah berjuang melawan keterbatasan. Lantaran, harta benda yang telah hilang ditelan tsunami dan gempa beberapa waktu lalu. Hal itu, melululantahkan hati seluruh umat di segala penjuru, untuk berdonasi agar dapat meringankan beban para korban yang sedang berjuang demi kelangsungan hidupnya. Salah satunya, SMPN 25 Depok, yang menggelar Santunan Yatim serta Peduli Palu dan Donggala, di halaman Sekolah, kemarin.

Di panasnya terik matahari, Rabu (10/10). Seluruh siswa terus berantusias dalam mengikuti tausiyah yang menjadi salah satu rangkaian acara tersebut. Sebanyak 36 Siswa yatim di SMPN 25 mendapatkan santunan. Kepala sekolah SMPN 25 Depok, Wahyu Hidayat mengatakan, pihaknya berhasil mengumpulkan dana bantuan untuk korban bencana di Palu dan Donggala senilai Rp 10 juta.

“Selain berbagai dengan anak yatim. Kita juga akan berdonasi untuk meringankan beban korban bencana alam yang menimpa saudara kita di Palu dan Donggala,” tuturnya.

Dia mengatakan, acara tersebut digelar dengan maksud dapat menanamkan kepedulian pada seluruh siswa dan jajaran guru untuk terus peduli dalam membantu sesama.

“Semoga, bisa meringankan saudara-saudara kita di sana. Juga menanamkan kepedulian kepada seluruh pihak terkait, mulai dari siswa dan guru di sekolah,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, selain santunan anak yatim dan peduli Palu-Donggala. SMPN 25 Depok, melakukan tausiyah yang langsung diberikan oleh Kepala Sekolah SMPN 25 Depok.

“acara ini kita beri tema, Indahnya silaturahmi, indahnya berbagi,” ungkap Wahyu.

Wahyu juga merasa bersyukur, pihaknya masih diberi kesempatan untuk memberikan santunan pada 36 siswa yatim. Juga, sambung Wahyu, diberi pula kesempatan untuk membantu para korban tsunami-gempa di Palu dan Donggala.

“Alhamdulillah bisa menyantuni 36 siswa yatim dan terkumpul 10 jt untuk korban bencana alam,” beber Wahyu. Selain itu, tidak lupa Wahyu menjelaskan acara tersebut didukung juga oleh pihak orang tua murid, Osis, dan seluruh jajaran di sekolah SMPN 25 Depok.

“Hanya kepada Allah SWT, kami berlindung dan meminta pertolongan,” tandas Wahyu. (*)

You may also read!

Tunggu Kajian Ganjil Genap

DEPOK – Program ganjil genap saat ini masih terus dikaji Dinas Perhubungan bersama konsultan. Namun, Kasubdit Lalu Lintas Badan

Read More...

Walikota Gowes Bareng Cilokers Depok

DEPOK – Sebanyak 1.400 peserta meramaikan HUT ke-2 Komunitas sepeda Cilodong Bikers (Cilokers) Depok. Walikota Depok, Mohammad Idris ikut

Read More...

Maksimalkan Pengelolaan Pasar Cisalak Depok

DEPOK – Dari sejumlah pasar yang ada di Kota Depok, baru Pasar Sukatani, dan Pasar Cisalak yang kepemilikannya sudah

Read More...

Mobile Sliding Menu