24 Huntara Buat Pengungsi

In Utama
FOTO-FOTO DICKY AGUNG P/RADAR DEPOK
MASUK PETOBO: Relawan Bogor dan Depok saat memasuki kawasan Petobo. Tampak salah satu bangunan hancur dan posisinya sudah bergeser.

PALU – Rusaknya bangunan pemukiman dan daerah tempat tinggal, mengharuskan warga Palu tinggal di sejumlah tempat pengungsian. Guna mempercepat penanganan dalam masa tanggap darurat, Pemkot Palu Sulawesi Tengah, telah mendata 24 titik alternatif Hunian Sementara (Huntara).

Walikota Palu, Hidayat mengatakan, Pemkot Palu telah memetakan dan mengajukan 24 titik sementara untuk dijadikan Huntara bagi masyarakat terdampak gempa bumi dan tsunami diwilayah Palu. Huntara akan dijadikan tempat tinggal sementara korban sambil menunggu pemerintah menyiapkan hunian tetap.

“Ada 24 titik Huntara akan kami ajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk dilakukan pengkajian ulang,” ujar Hidayat kepada Radar Depok.

Hidayat mengungkapkan, Pemkot Palu belum mengetahui jumlah keseluruhan Huntara dikarenakan Pemkot Palu masih melakukan pendataan hunian yang mengalami rusak ringan maupun berat. Akibat gempa bumi dan tsunami, Pemkot Palu telah melakukan pendataan sementara bangunan rusak yang mecapai 68.451 bangunan.

HANCUR: Bangunan gedung SDN Inpres Salua yang mengalami kerusakan parah di wilayah Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Zubair menuturkan, hingga 10 Oktober Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 36 pegawai meninggal dunia gempa bumi dan tsunami.

Pendataan tersebut berdasarkan hasil laporan sementara 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dari 48 OPD.

“Sudah menugaskan Kepala OPD untuk untuk melakukan pendataan melalui para kasubag kepegawaian,” terang Zubair.

Zubair menuturkan, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Taspen untuk memproses kebutuhan ASN meninggal dunia secepat mungkin mendapatkan dana Taspen tersebut. Nantinya pihak keluarga korban melaporkan ke BKD dengan data tertulis untuk mengusulkan pensiun ke BKD. (dic)

You may also read!

Pedagang Kemirimuka Depok Banding

DEPOK – Perjuangan pedagang Pasar Kemirimuka, sedikit goyang dalam mempertahankan tanah negara dari PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Pengadilan

Read More...

Daftar ke RSUD Depok Cukup Via Online

DEPOK – Warga Depok kembali dimanjakan saat membutuhkan layanan RSUD Depok. Kemarin, RSUD yang berada di Kecamatan Sawangan tersebut

Read More...

40 Restoran Belum Bayar Pajak

DEPOK – Bisnis kuliner di Depok meningkat terus dalam tiga tahun terakhir. Namun tak semua pengusaha restoran di kota

Read More...

Mobile Sliding Menu