Terminal Jatijajar Depok Diuji Coba Tiga Bulan

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MULAI DIUJI COBA : Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Kepala BPTJ Kementerian Perhubungan, Bambang Prihartono dan Kadishub Depok, Dadang Wihana saat melakukan peresmian uji coba Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Senin (17/9).

DEPOK – Terminal Jatijajar resmi diuji coba kemarin. Terminal tipe A yang berlokasi di Kecamatan Tapos ini, nantinya akan dipermanenkan beroperasi akhir tahun. Hanya saja, setelah jembatan untuk pintu keluar sudah terbangun.

Kepala Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihantono mengungkapkan, Terminal Jatijajar baru tahapan operasional ujicoba. “Akhir tahun ini jembatan kita rampungkan dulu. Terminal Jatijajar baru masuk tahapan ujicoba dan terus dilakukan evaluasi,” kata Bambang kepada Harian Radar Depok di Terminal Jatijajar, Senin (17/9).

Evaluasi ujicoba Terminal Jatijajar dilakukan hingga akhir tahun ini. Dalam evaluasi yang dilakukan BPTJ, untuk mengetahui kekurangan fasilitas infrastruktur dan pelayanan di Terminal Jatijajar. Sehingga, kata dia kedepannya Terminal Jatijajar bisa masuk kategori terminal Transit Orinted Development (TOD).

“Ini kan baru operasional ujicoba dulu. Terminal Jatijajar dioperasikan bentuk dari sinergitas pemerintah pusat dan daerah,” beber Bambang.

Menurut dia, terminal tipe A yang masuk di kawasan Jabodetabek dikelola Pemerintah Pusat yakni BPTJ, termasuk Terminal Jatijajar masuk katagori terminal tipe A. “Ada sebanyak 47 TOD, bukan hanya terminal saja, tapi di luar terminal juga ada. Ada empat terminal yang sudah masuk, salah satunya Terminal Jatijajar masuk kategori TOD,” beber Bambang.

Sementara, Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, ujicoba operasional Terminal Jatijajar diresmikan pada saat Hari Perhubungan. Diharapkan, kedepan terminal ini bisa menjadi tempat transit angkutan antar provinsi, yang aman dan nyaman bagi penumpang bus.

“Semua pol bus yang ada di Jalan Raya Bogor dan Depok sudah masuk Terminal Jatijajar,” ucap Idris.

Terminal tipe A ini diwajibkan bagi para pol bus dan agen bus antar provinsi dan kota, untuk masuk ke Terminal Jatijajar. Jika tidak, tegas Idris akan dikenakan sanksi kepada perusahaan bus yang tidak mematuhi aturan ini. Namun, untuk akses akutan umum dalam wilayah Depok ada kendaraan 06 masuk ke dalam terminal. “Wajib masuk Terminal Jatijajar, kalau tidak dikenakan sangsi,” tegas walikota.

Kapasitas terminal tipe A bisa menampung 250 bus. Kedepan, jika sudah beroperasi terminal ini akan dikelola oleh BPTJ dan Pemerintah Kota Depok. Pengelolaan Pemerintah Kota Depok dalam segi pembangunan infrastruktur tempat para pelaku usaha kecil menengah (UMKM). “Pemanfataan ruangan untuk para pelaku usaha kecil di Depok,” ucapnya.

Masih di lokasi yang sama, Kadishub Depok, Dadang Wihana mengatakan, terminal ini sudah serah terima antara Pemkot Depok dan BPTJ. “Untuk pengelolaan antara Pemkot Depok dan pusat,” kata Dadang.

Dadang mengklaim, semua agen bus sebanyak 40 dan pol bus sudah diintruksikan untuk masuk ke dalam Terminal Jatijajar.(irw)

You may also read!

Senin, Penentuan Nasib 500 CPNS Depok

DEPOK – Nasib 500 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Kota Depok akan ditentukan pada Senin, 10 Desember 2018.

Read More...

Lokasi Longsor di Depok akan Dipasangi Bronjong

DEPOK – Kali Tanah Baru di RT05/03, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, yang mengalami longsor pada  Kamis (6/12) silam,

Read More...

Chicking Depok Rasa Dubai

DEPOK – Rasanya hampir kebanyakan orang suka menyantap makanan berbahan dasar ayam. Baik ayam goreng tradisional, ayam goreng tepung

Read More...

Mobile Sliding Menu