Susah Mengalahkan Ego

In Depok Sport
IMMAWAN/RADAR DEPOK
FOKUS : Petenis meja Kota Depok, Maulana Okta Putra ketika melakukan uji coba di IPB Open, beberapa waktu lalu

DEPOK – Petenis meja Kota Depok, Maulana Okta Putra mengaku, tantangan terberatnya menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII adalah melawan diri sendiri. Bukannya, berlatih meningkatan kemampuan fisik, atau stamina.

Menurut Maulana, melawan diri sendiri tersebut diartikan sebagai kemampuan mengalahkan ego diri sendiri. Dan penyakit-penyakit mental lainnya yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan.

“Lawan terberat itu melawan diri sendiri. Kalau melawan diri sendiri sudah menang, lawan akan lebih mudah kita taklukkan,” ujar Maulana kepada Harian Radar Depok, Kamis (20/9).

Maulana mengungkapkan, persiapannya menghadapi Porda 2018 di Kabupaten Bogor pada Oktober 2018 telah mencapai 90%. Sisa 10% untuk menggenapkan persiapan, dia gunakan untuk menguatkan mental dan mengendalikan ego di pertandingan.

Dalam mempersiapkan dirinya menghadapi Porda 2018, atlet kelahiran Jakarta, 3 Oktober 1991 tersebut berlatih empat kali seminggu.

“Saya dan rekan-rekan tim tenis meja biasa berlatih pada Senin, Selasa, Sabtu dan Minggu,” imbuhnya.

Dia menambahkan, menu latihannya diarahkan pada penguatan fisik dan teknik atlet.

”Selain itu, kami juga berlatih tentang strategi pertandingan dan pola permainan,” imbuhnya.

Maulana percaya timnya dapat memberikan yang terbaik di Porda 2018. Untuk itu, dia mengajak rekan-rekannya terus mematangkan persiapan.

Namun, enggan jumawa, Maulana hanya menargetkan babak final sebagai target pribadi.

”Kami mencoba realistis. Tapi, tujuan kami tetap. Yaitu mempersembahkan medali untuk Kota Depok,” katanya.

Maulana berharap, pemeritah Kota Depok mau memberi perhatian lebih dalam pembinaan atlet tenis meja di Kota Depok.

Sebab, menurut dia, Kota Depok memiliki banyak petenis meja berpotensi. Hanya saja, mereka tidak memiliki wadah untuk menyalurkan bakatnya.

”Karena itu, hendaknya Kota Depok lebih total dalam melakukan pembinaan atlet. Sehingga, regenarasi atlet dapat berlangsung dengan baik,” pungkasnya.(mg2)

You may also read!

Tunggu Kajian Ganjil Genap

DEPOK – Program ganjil genap saat ini masih terus dikaji Dinas Perhubungan bersama konsultan. Namun, Kasubdit Lalu Lintas Badan

Read More...

Walikota Gowes Bareng Cilokers Depok

DEPOK – Sebanyak 1.400 peserta meramaikan HUT ke-2 Komunitas sepeda Cilodong Bikers (Cilokers) Depok. Walikota Depok, Mohammad Idris ikut

Read More...

Maksimalkan Pengelolaan Pasar Cisalak Depok

DEPOK – Dari sejumlah pasar yang ada di Kota Depok, baru Pasar Sukatani, dan Pasar Cisalak yang kepemilikannya sudah

Read More...

Mobile Sliding Menu