Slalom Depok Optimis

In Depok Sport
IMMAWAN/RADAR DEPOK
SIAP PORDA: Tim slalom Kota Depok untuk POrda 2018 usai menjalani sesi latihan di Sungai Ciliwung, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, beberapa waktu lalu

DEPOK – Atlet Dayung Kota Depok kategori Slalom Canoeing, optimis menghadapi debut mereka di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII di Kabupaten Bogor, Oktober 2018.

Seperti diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat tanggal 27 Juli 2017. Cabang olahraga dayung mendapatkan tambahan dua nomor pertandingan di Porda 2018. Yaitu, canoe slalom dan kayak slalom.

Pelatih slalom Kota Depok, Sandhy Nuryadi mengungkapkan, pada Porda 2018, Kota Depok akan dibela oleh 10 atlet yang terbagi kedalam delapan nomor pertandingan. Yaitu, kano perorangan putra-putri, kayak perorangan putra-putri, kano tim putra-putri dan kayak tim putra-putri.

Menurut Sandhy, kesiapan timnya telah mencapai 85%. Untuk menyempurnakan latihan menjadi 100%, tinggal pemantapan latihan untuk formasi nomor pertandingan tim.

“Secara keseluruhan, seluruh atlet sudah siap,” ujar Shandy kepada Radar Depok di lokasi pemusatan latihan atlet dayung Kota Depok, Jalan Bhakti, Kelurahan Depok, Pancoranmas, Senin (17/9).

Shandy menjelaskan, pihaknya telah menyusun program latihan sebaik-baiknya demi menjalani debut di Porda 2018. Dia mewajibkan 10 atletnya berlatih enam hari seminggu. Yakni, setiap hari selain Minggu.

Sekarang ini, lanjut Shandy, program latihan tim fokus meningkatkan kompetensi individu atlet. Tujuannya, meratakan kemampuan mereka sebelum memulai latihan beregu. “Ini strategi kami agar komposisi personel tim dapat lebih fleksibel karena semua atlet punya kompetensi yang sama-sama baik,” imbuhnya.

Program latihan yang diterima 10 atlet tersebut, merupakan kombinasi dari rangkaian latihan untuk memperkuat fisik, tehnik dan mental mereka.

“Selain penguatan fisik dan tehnik, atlet harus bermental baja. Jika tidak, dia tidak akan mampu mengeluarkan kemampuan penuhnya,” terangnya.

Menurut Sandhy, tantangan utama timnya pada debut di Porda 2018 adalah peta kekuatan lawan yang belum terbaca lantaran kategori slalom belum pernah di pertandingkan sebelumnya. Sehingga, pihaknya kesulitan menakar formula latihan yang maksimal.

“Beruntung, sekarang ini setiap Kota memang sama-sama buta kekuatan lawan satu sama lain,” ucapnya.

Karena itu, dia mengajak atletnya terus berlatih dengan semangat, focus membenahi kekurangan tim dan tidak memusingkan kondisi lawan.

“Intinya, kami akan terus mengayuh dayung dengan tenaga dan kecepatan, namun hati dan pikiran harus tenang. Sesuai dengan motto kami,” terangnya.

Atlet Dayung Kota Depok di nomor kayak slalom beregu, Muhammad Noval Zihad Pattimura mengaku, tidak memusingkan persoalan peta kekuatan lawan. Dia yakin, timnya mampu mendapat hasil terbaik di Porda 2018.

“Kami sudah siap, karena kami sudah berlatih dengan baik hamper satu tahun,” ucap atlet yang akrab disapa Macor tersebut.

Enggan jumawa, Macor tidak memasang target yang muluk-muluk. Mewakili rekan-rekannya, Macor mengincar podium sebagai target di POrda 2018.

“Semoga, paling tidak kami dapat perunggu,” pungkasnya.(mg2)

You may also read!

Polresta, Kejari, Mandek… Kejari Menunggu Pengembalian Berkas Korupsi

DEPOK – Sepertinya Polresta Depok bisa leluasa melengkapi berkas perkara korupsi Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari)

Read More...

Gara-gara Naavagreen Nyamuk Saja Jatuh, Grand Opening Hari Ini

DEPOK – Kebutuhan perawatan kulit wajah dan tubuh, sudah menjadi perhatian penting bagi perempuan maupun laki-laki. Apalagi di zaman

Read More...

Soal Limbah Situ Rawa Kalong, Pemkot Depok Tunggu Hasil BBWSCC

DEPOK – Tercemarnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug,  Cimanggis sudah tak terbendung. Saat ini, Pemkot Depok tengah menunggu

Read More...

Mobile Sliding Menu