SA Kebun Tumbuh Depok Santuni Anak Yatim, Jadi Agenda Tahunan, Ada Lomba Seni Keagamaan

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
TANAMKAN KEPEDULIAN: Ketua Yayasan Sekolah Alam Kebun Tumbuh Depok, Sanusi (kanan) bersama dengan anak yatim usai diberikan santunan dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1440 Hijriah.

Sekolah Alam (SA) Kebun Tumbuh Depok memberikan santunan kepada anak Yatim Piatu, kemarin (13/9). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1440 Hijriah.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Ketua Yayasan SA Kebun Tumbuh Depok, Uci Sanusi mengatakan, kegiatan yang diinisiasi oleh seluruh civitas sekolah ini merupakan agenda tahunan yang tak pernah dilupakan oleh sekolah rintisannya tersebut.

“Kami memberikan santunan kepada 57 anak yatim yang berdomisili di lingkungan sekolah,” kata Sanusi kepada Radar Depok.

Dia menerangkan, hal itu dilakukan selain merayakan tahun baru islam. Sekaligus mengajarkan anak didiknya untuk menanamkan dan mengasah sifat kepedulian terhadap sesama manusia yang membutuhkan.

“Acara ini diikuti oleh siswa tingkat TK dan SD yang walaupun masih terbilang anak-anak namun harus dikenalkan sejak dini. Kelak dewasa nanti sudah tertanam dalam diri mereka sifat kepedulian tersebut,” terang Sanusi.

Bertempat di halaman sekolah yang berada di Jalan Mawar, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. SA Kebun Tumbuh Depok memeriahkan 1 Muharam dengan berbagai kegiatan lomba-lomba seni keagamaan.

“Ada lomba azan, Da’I Cilik (Pildacil), mewarnai, kaligrafi, fashiopn show, dan menonton film berjudul The Message,” tuturnya.

Menurut Sanusi, yang menarik dari kegiatan ini tak sedikit guru dan orangtua murid ikut hadir dengan penuh antusias. Bahkan ada yang sampai menangis bahagia ketika beberapa siswa dapat tampil maksimla saat menyampaikan tausiyah tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik karena selain menambah pengetahuan anak akan sejarah Islam dan tahun baru Hijriyah, juga dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial pada saudara yang yatim dan fakir miskin untuk saling berbagi,” tutup Sanusi. (*)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu