Politeknik LP3I Mewisuda 1.918 Mahasiswa

In Metropolis
SANI/RADAR DEPOK
WISUDA : Politeknik LP3I Jakarta mewisuda 1.918 Mahasiswa Angkatan 19 di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (19/9).

DEPOK – Politeknik Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Jakarta resmi mewisuda 1.918 mahasiswa lulusan angkatan ke-19. Ribuan lulusan tersebut, terdiri dari empat Program Studi (Prodi) di antaranya, Administrasi Bisnis, Komputerisasi Akuntansi, Manajemen Informatika, dan Hubungan Masyarakat.

Direktur Politeknik LP3I Jakarta, Jaenudin Akhmad menyampaikan, ucapan selamat kepada para Wisudawan dan Wisudawati yang telah menerima gelar akademik Ahli Madya.  Dia berharap ilmu yang selama tiga tahun dipelajari dapat diamalkan dalam profesi masing-masing secara tanggungjawab dan berkualitas.

“Jagalah nama baik almamater, belajar terus sepanjang hayat, capailah gelar yang lebih tinggi. Kalian harus menjadi agen perubahan bangsa ini dengan bekerja keras, jujur dan disiplin. Lakukanlah perubahan mulai dari diri sendiri, sekarang dan dari yang mudah,” kata Jaenudin kepada Radar Depok, di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (19/9).

Dia menjelaskan, pesatnya perkembangan teknologi era revolusi industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap karakteristik pekerjaan yang ada saat ini, dimana ketrampilan dan kompetensi menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan.

Salah satu issue perbaikan, perubahan dan pengembangan Politeknik LP3I Jakarta adalah dengan melakukan  penjaminan   mutu   yang   komprehensif, implementasi budaya kerja kelembagaan (Corporate Culture). Lembaga Sertifikasi Profesi, Standarisasi Kampus Pengembangan, Pendirian Program Studi Baru S1 Terapan (D4), Mengembangkan Creative Industry Student Center dan perbaikan kelembagaan lainnya guna meraih kemajuan Politeknik LP3I Jakarta yang lebih mengedepankan konsep baru equity/performance, daripada konsep lama berbasis equality sehingga bisa meng-create the new silicon valley.

“Politeknik LP3I Jakarta meningkatkan komitmen kita untuk senantiasa berusaha mewujudkan   perubahan demi kemajuan Politeknik LP3I Jakarta dalam meningkatkan kompetensi dan kemandirian lulusannya. Serta sebagai job placement and entrepreneur education dan moral force mestinya dirasakan juga sebagai salah satu bentuk kontribusi  bagi Bangsa Indonesia,” jelasnya.

Dengan mengangkat tema ‘Politeknik Solusi Pasti Untuk Negeri’, sebagai sebuah Institusi Pendidikan yang bertujuan membantu pemerintah menciptakan SDM terampil siap kerja, wirausahawan muda dan mengurangi pengangguran di Indonesia.

Politeknik LP3I Jakarta dituntut untuk terus-menerus memperbaiki kualitas pendidikannya, agar lulusannya dapat diserap oleh dunia industri dan menjadi wirausahawan muda. “Di samping itu yang tidak kalah pentingnya, kita juga harus menciptakan lulusan yang bermoral, berakhlak baik, dan memiliki karakter kebangsaan,” ujar Jaenudin.

Dengan etos kerja yang tinggi dan menjaga komitmen tersebut, serta dukungan dari Civitas Akademika, Pemerintah dan dunia industri. Politeknik LP3I Jakarta sudah banyak berprestasi dan menghasilkan kinerja terbaiknya.

Diantaranya, dalam aspek kemahasiswaan mendapat 11 jenis pencapaian. Untuk aspek kerjasama menghasilkan empat kerjasama dengan univerisitas baik nasional dan internasional dan juga puluhan perusahaan ternama. Serta dari segi aspek Sumber Daya Manusia, berhasil mengantarkan para dosen dan karyawan untuk menempuh studi lanjutan S2 dan S3.

Jaenudin mengungkapkan, dari jumlah wisudawan yang lulus tahun ini. Sebanyak 1.309 orang telah bekerja, menjalankan programa magang 467 orang, berwirausaha 46 orang, belum bekerja dan sedang dalam proses 97 orang.

“Gelar Ahli Madya yang di sandang merupakan sebagian dari simbol keberhasilan perjuangan yang kalian raih. Itu akan menjadi modal utama bagi saudara untuk mengawali dan mengarungi kehidupan sebenarnya di masyarakat, untuk menghadapi problematika dan dinamika yang dijadikan sebagai tantangan hidup di masa yang akan datang,” terangnya.

Dia pun berharap agar gelar, pekerjaan dan usaha yang sudah dijalani mahasiswa tidak berhenti disini saja. Tapi tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, agar wawasan dan skill makin meningkat, tingkat kepercayaan diri makin tinggi, posisi tawar menawar dengan perusahaan juga akan makin baik, sehingga karir dan pendapatanpun akan lebih baik.

“Diperlukan  kecerdasan  dan  kearifan  yang  matang  untuk  membekali diri dengan berbagai keunggulan komparatif dan kompetitif yang tinggi agar kita tidak hanya mampu bertahan (eksis), tetapi juga mampu maju dan berkembang untuk mampu keluar sebagai pemenang dalam era persaingan global,” tutup Jaenudin. (san)

You may also read!

Awas Korupsi Nangka Berujung SP3

DEPOK – Berkas dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka, Kecamatan tapos, milik Nur Mahmudi Ismail dan Harry Prihanto tak ada

Read More...

MR-ORI Depok di Bawah Target Kemenkes

DEPOK– Cakupan imunisasi measle-rubella (MR) dan outbreak response imunization (ORI) difteri 3 di Kota Depok, masih di bawah target

Read More...

Sehat Dimulai dari Cuci Tangan

DEPOK – Memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Selasa (16/10), Walikota Depok Mohammad Idris, Dinas Kesehatan (Dinkes)

Read More...

Mobile Sliding Menu