Pedagang Dorong Pemkot Depok Gugat Petamburan

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MEDIASI : Perwakilan pedagang Pasar Kemiri Muka saat melakukan mediasi dengan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Depok dan dinas terkait di Ruang Mawar, Kantor Balaikota Depok, Selasa (18/9).

DEPOK – Meski telah sepakat untuk membentuk tim untuk menangani masalah sengketa lahan di Pasar Kemirimuka. Pedagang tetap, mendorong Pemkot Depok menggugat kembali PT Petamburan, dengan menggunakan bukti baru SK Gubernur Jawa Barat.

Menurut Koordinator Pedagang Pasar Kemirimuka, Karno Sumardo. Pedagang mendorong Pemkot Depok segera menggugat PT Petamburan Jaya. “Kami meminta Pemkot kembali menggugat PT Petamburan, dengan menggunakan bukti baru berupa SK Gubernur Jawa Barat,” kata Karno kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, sebelumnya pedagang diundang ke Pemkot Depok lantaran mengancam ingin berdemo di Kantor Walikota Depok. “Kami memberi waktu kepada Pemkot Depok selama sebulan kedepan, jika Pemkot Depok tidak juga mau menggugat balik PT Petamburan, kami akan Demo Kantor Walikota Depok,” ujar Karno.

Sementara sebelumnya, pedagang dan Pemkot Depok akhirnya bersatu melawan PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Selasa (18/9/18), sejumlah pedagang Pasar Kemirimuka dan Pemkot Depok mengadakan pertemuan di Ruang Mawar, Balaikota Depok.

Hasilnya, pemkot siap membuat tim kecil agar Pasar Kemirimuka bisa tetap menjadi aset milik pemerintah Kota Depok.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Setda Kota Depok, Herman Hidayat mengatakan, setelah dilakukan pertemuan. Pemkot mengupayakan proses Pasar Kemirimuka tetap menjadi aset milik pemerintah Kota Depok.

Herman mengaku, akan membentuk tim kecil untuk melakukan langkah-langkah, untuk menghadapi proses hukum yang akan terjadi. “Selama ini kita seperti berjalan masing-masing, nanti kita dapat berjalan bersama antara dinas terkait dan para pedagang untuk menyelesaikan masalah hukum yang sedang terjadi,” ucap Herman kepada Harian Radar Depok, Selasa (18/09).

Masih di Balaikota, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkot Depok, Nina Suzana menyebutkan, lahan Pasar Kemirimuka sudah tercatat dalam aset milik Pemkot Depok. Sehingga terkait adanya proses hukum, pihaknya akan terus berupaya menyelesaikan dan mempertahankan aset milik Kota Depok.

“Kami sebenarnya masih berupaya untuk menyelesaikan masalah hukum yang ada di Pasar Kemirimuka. Kalau dalam cacatatan kita itu aset milik Kota Depok, limpahan dari Pemda Kabupaten Bogor. Kalau sudah tercatat sebagai aset apapun akan kita lakukan untuk mempertahankan aset tersebut,” tegas mantan Kasatpol PP Depok ini. (rub)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu