Mencuri di Kelurahan Curug, Supir Angkot di Depok Ditangkap

In Satelit Depok, Wilayah Depok
DICKY/RADARDEPOK
UNGKAP: Kanit Reskrim Polsek Sawangan, Iptu Rohdiman (kiri) bersama anggota saat memperlihatkan barang bukti di Polsek Sawangan, kemarin.

DEPOK – Jajaran Polsek Sawangan berhasil mengamankan HK, supir angkot yang diduga melakukan pencurian dengan pemberatan diwilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. HK diduga melakukan pencurian handphone dan Laptop dengan total kerugian sekitar Rp12 juta.

Kapolsek Sawangan, Kompol Suprasetyo mengatakan, penangkapan HK warga Pondok Cabe V Kober RT2/3 Kelurahan Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang. Penangkapan HK berkat laporan Heny Dwi Putri warga Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, yang tempat tinggalnya mengalami pencurian.

“Penangkapan HK merupakan hasil pengembangan laporan Heny yang rumahnya dibobol melalui jendela yang berada di lantai dua dengan cara di congkel,” ujar Prasetyo kepada Radar Depok, kemarin.

Prasetyo menjelaskan, pengungkapan tersebut berkat pelacakan yang dilakukan anggota melalui nomor handphone korban dan email. Dari pelacakan tersebut, handphone tersebut berada Apartemen Green Like View Ciputat. Dengan cepat, Polsek Sawangan melakukan penangkapan terhadap HK yang kedapatan memagang Handphone milik korban berwarna pink dan tersangka yang berprofesi sebagai supir angkot tidak dapat mengelak.

Dari hasil penggeledahan lantai tiga kamar 3A No10 yang disewa tersangka, anggota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lainnya. Diantaranya, satu buah tas warna hitam yg berisikan Laptop Merk Asus, HP Merk Xiaomi warna pink, HP Merk Xiaomi warna hitam, HP merk Samsung warna biru, dan dompet warna hitam yang berisikan KTP pelapor dan uang tunai Rp.300.000.

“Diperkiraan korban mengalami kerugian sekitar Rp12 juta,” terang Prasetyo.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sawangan, Iptu Rohdiman menuturkan, dari hasil pemeriksaan tersangka baru pertama kali melakukan pencurian dengan motif ingin memiliki dan menjual barang milik korban. Namun pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap tersangka. Rohdiman menambahkan, pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

“Kami akan terus melakukan pengembangan tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya,” tutup Rohdiman. (dic)

You may also read!

Awas Korupsi Nangka Berujung SP3

DEPOK – Berkas dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka, Kecamatan tapos, milik Nur Mahmudi Ismail dan Harry Prihanto tak ada

Read More...

MR-ORI Depok di Bawah Target Kemenkes

DEPOK– Cakupan imunisasi measle-rubella (MR) dan outbreak response imunization (ORI) difteri 3 di Kota Depok, masih di bawah target

Read More...

Sehat Dimulai dari Cuci Tangan

DEPOK – Memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Selasa (16/10), Walikota Depok Mohammad Idris, Dinas Kesehatan (Dinkes)

Read More...

Mobile Sliding Menu