Kebun Kurma hingga Masjid Handak

In Utama
Ust. Nasihun Syahroni, Ketua Rombongan KBIH Arrahmaniyah.

Laporan: Ust. Nasihun Syahroni

(Ketua Rombongan KBIH Arrahmaniyah Depok)

Saat ini rombongan Kloter 94 JKS yang merupakan kloter terakhir Kota Depok) masih berada di tanah suci. Saya sebagai Ketua Rombongan KBIH Arrahmaniyah Kota Depok dan masuk di kloter tersebut melaporkan langsung kondisi jamaah saat ini.

Para jamaah mengunjungi sejumlah tempat bersejarah, mulai dari Kebun Kurma, Masjid Kuba, Jabal Uhud, Masjid Kiblatain, dan Masjid Handak.

Di kebun kurma yang ada di Madinah merupakan dataran sangat subur. Alhasil, kurma yang ada dan banyak beredar itu mayoritas dari Madinah.

Setelah dari kebun kurma, perjalanan rombongan kemudian dilanjut ke Masjid Kuba. Yaitu masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW saat tiba di Kota Yastrib, dan saat ini berubah menjadi Kota Madinah. Keistimewaan masjid ini adalah siapa yang sempat berkunjung dan menyempatkan salat dua rakaat, maka yang bersangkutan akan mendapatkan pahalanya seperti pahala orang yang berumrah.

Kemudian perjalanan berlanjut ke Masjid Kiblatain, dimana Rasulullah SAW sebelum ada perintah arah salat menghadap ke Ka’bah. Rasulullah SAW dan para sahabatnya salat menghadap ke Baitulmaqdis atau Masjidil Aqso di Palestina.

Setelah ada perintah salat agar menghadap ke Ka’bah sampai hari ini kita salat menghadap ke Ka’bah. Disebut Masjid Kiblatain juga karena di satu waktu salat Rasulullah SAW menghadap kedua arah, maksudnya pada rakaat pertama sampai rakaat kedua Rasulullah SAW menghadap ke Baitulmaqdis, dan rakaat ketiga serta keempatnya menghadap Ka’bah.

Selanjutnya, kami melanjutkan perjalanan ke Masjid Handak. Tempat ini dahulu menjadi tempat pertempuran Rasulullah SAW dengan mengedepankan kecerdikan. Dimana tempat Rasulullah SAW dan pasukannya agar musuh tidak mudah menerobos. Pertempuran itu juga dikendal dengan perang Handak atau parit.

Dalam peperangan ini, pasukan Rasulullah yang sangat sedikit yaitu sekitar 300 orang melawan 1.000 pasukan Kurais. Dan pertempuran ini dimenangkan oleh kaum muslimin.

Setelah itu, saya dan rombongan kembali ke hotel untuk siap-siap melangsungkan salat jamaah di Masjid Nabawi untuk mendapatkan salat Arbainnya.

Dilaporkan sebelumnya, jamaah Kloter 94 JKS telah meninggalkan Kota Mekah menuju Madinah sekitar pukul 09.00 Waktu Arab Saudi. Sebelum meninggalkan Kota Mekah jamaah masih harus melaksanakan kegiatan wajib haji, yaitu Tawaf Wada. Sebagian besar jamaah melaksanakan Tawaf Wada setelah salat Isya. Ada juga yang melaksanakan Tawaf Wada setelah salat Ashar atau salat Magrib. Bahkan ada yang melaksanakannya sebelum salat Subuh. (gun)

You may also read!

Senin, Penentuan Nasib 500 CPNS Depok

DEPOK – Nasib 500 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Kota Depok akan ditentukan pada Senin, 10 Desember 2018.

Read More...

Lokasi Longsor di Depok akan Dipasangi Bronjong

DEPOK – Kali Tanah Baru di RT05/03, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, yang mengalami longsor pada  Kamis (6/12) silam,

Read More...

Chicking Depok Rasa Dubai

DEPOK – Rasanya hampir kebanyakan orang suka menyantap makanan berbahan dasar ayam. Baik ayam goreng tradisional, ayam goreng tepung

Read More...

Mobile Sliding Menu